Arab Saudi Serap Rp 1,4 Triliun Uang Hasil Korupsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Aset senilai US$ 106 miliar (berkisar Rp 1.477 triliun) telah diserap kembali oleh pemerintah Arab Saudi, dari hasil pemberantasan antikorupsi yang dimotori oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman tahun 2017 lalu terhadap ratusan figur. Aset tersebut diperoleh melalui mekanisme ’penyelesaian perkara’ dengan para figur yang dituduh melakukan rasuah. Sejumlah laporan menyebut bahwa beberapa berstatus sebagai pangeran senior, menteri atau pengusaha terkemuka. Dalam sebuah pernyataan pada Rabu 30 Januari 2019, pengadilan kerajaan mengatakan pihak berwenang telah memanggil 381 orang, beberapa sebagai saksi, di bawah mandat kampanye pemberantasan antikorupsi yang diluncurkan pada November 2017. Tetapi, otoritas tidak mengungkap nama-nama mereka. Dikatakan 87 orang mengakui tuduhan terhadap mereka dan mencapai ’penyelesaian perkara’ yang termasuk perampasan real estat, perusahaan, uang tunai dan aset lainnya. Kampanye berakhir dengan tiba-tiba seperti saat dimulainya, meskipun ada spekulasi di komunitas bisnis bahwa babak baru penangkapan akan segera terjadi. Jaksa penuntut umum menolak untuk menyelesaikan kasus-kasus dari 56 orang karena tuduhan pidana yang ada terhadap mereka. Delapan lainnya yang menolak tawaran ’penyelesaian perkara’ resmi divonis korupsi, kata pengadilan Arab Saudi. Sementara itu, figur yang ditahan namun tidak didakwa, telah dibebaskan. Namun, kecurigaan pemerintah terhadap mereka tetap ada, sehingga muncul laporan bahwa Riyadh memberlakukan larangan perjalanan, pembekuan bank, dan pemantauan elektronik atas setidaknya beberapa dari mereka yang dibebaskan sebelumnya. Selama tiga bulan pertama kampanye, banyak anggota elite ekonomi dan politik kerajaan ditahan di Ritz-Carlton Hotel Riyadh, dengan beberapa kemudian dipindahkan ke penjara. Beberapa tahanan dilaporkan disiksa, sebuah klaim yang ditolak oleh pihak berwenang. Kritikus menilai pemberantasan korupsi itu merupakan kedok bagi putra mahkota untuk mengonsolidasikan kekuasaannya. Angka-angka yang dirilis Riyadh pada Rabu 27 Januari 2019 sedikit berbeda dari yang diumumkan pemerintah dalam pembaruan terakhir tepat satu tahun lalu. Hanya sebulan lalu, Menteri Keuangan Arab Saudi mengatakan kepada Reuters bahwa pihak berwenang telah mengumpulkan sekitar US$ 13 miliar dari ’penyelesaian perkara’ pada 2018 dan mengharapkan jumlah yang sama tahun 2019. Ln-01
Tag :

Berita Terbaru

KPK Periksa Pengembang hingga Kadis DPMPTSP, Sumarno: Tanya ke KPK!  ‎

KPK Periksa Pengembang hingga Kadis DPMPTSP, Sumarno: Tanya ke KPK! ‎

Selasa, 28 Apr 2026 07:36 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah pengembang dan pengurus STIKes dalam kasus dugaan pemerasan yang…

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…