China Mendesak AS Menghormati Haknya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Berbagai tekanan yang diterima China, membuat negara ini mendesak Amerika Serikat (AS) untuk menghormati China untuk berkembang dan menjadi negara yang sejahtera. Hal itu diungkapkap oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi kepada delegasi para pemimpin bisnis AS yang berkunjung pada Selasa (19/2). Dua negara ekonomi terbesar di dunia itu tengah memulai perundingan perdagangan terbaru minggu ini. Tujuannya adalah untuk menyelesaikan perang dagang, di mana masing-masing negara memungut tarif impor dari yang lain. Wang Yi menegaskan, bahwa penghormatan dan adanya kerja sama merupakan pilihan yang tepat untuk kedua negara. “Sama seperti Amerika Serikat, China juga memiliki hak untuk berkembang, dan memiliki kehidupan yang baik,” kata Wang, Rabu (20/1). Maka itu, kata dia, Amerika Serikat harus mengakui bahwa pembangunan China adalah demi kepentingan dunia, dan juga AS sendiri. Hanya dengan melihat perkembangan China sebagai peluang bagi AS, maka ini dapat membantu menyelesaiakn masalah-masalah tertentu, termasuk masalah perdagangan dan ekonomi. Reformasi dan langkah-langkah China ini sejalan dengan kebutuhan pembangunan negara. Dengan demikian, peluang negara tirai bambu ini untuk ke dunia luar akan semakin luas. Menurutnya, selama kedua negara secara proaktif masih bertemu di tengah jalan, maka kerja sama perdagangan dan ekonomi masih jadi kendala bagi hubungan antar negara. Perundingan kali ini melibatkan delegasi AS termasuk mantan Penasihat Keamanan Nasional AS Stephen Hadley, Wakil Presiden Eksekutif Kamar Dagang AS Myron Brilliant, dan Presiden Kamar Dagang Pusat China A. Jeremie Waterman. Pada hari Selasa, Presiden Donald Trump mengatakan pembicaraan perdagangan dengan China berjalan baik. Ia mendorong secara terbuka, agar negoisasi bisa selesai sampai batas waktu 1 Maret 2019. Seperti diketahui, China menerapakn tarif impor sebesar US$ 200 miliar dan diperkirakan akan naik menjadi 25�ri 20% pada 1 Maret 2019, jika negara mitra tidak menyelesaikan sengketa perdagangan mereka, tetapi Trump menyarankan beberapa akan secara terbuka untuk menunda tenggat waktu tersebut. Negoisasi kedua negara di Washington AS minggu lalu, tidak menghasilkan kesepakatan apapun. Namun para pejabat terkait mengaku, bahwa pertemuan itu membawa kemajuan untuk menyelesai masalah utama. Pejabat resmi dari Partai Komunis, mendesak agar kedua pihak harus tetap tenang selama pembiacaraa saat ini, dan juga Washington tidak boleh memaksakan apa pun kepada pihak Beijing. “Permintaan AS untuk reformasi structural China harus tetap sejalan dengan kerja sama perdagangan China – AS, dan melakukan koordinasi untuk reformasi China yang kian terbuka. Pembiacaraan ini tidak boleh mencoba untuk memaksakan Beijing untuk mengubah tata kelola ekonominya atau bahkan jalur pengembangannya,” jelas dia. Ia mengatakan, China dan AS harus menandatangani perjanjian yang akan menginspirasi banya pihak serta bertujuan untuk mempercepat pembangunan ekonomi antar negara.
Tag :

Berita Terbaru

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Terdakwa kasus dugaan gratifikasi dan korupsi Kabupaten Ponorogo, Sugiri Sancoko, meluapkan kekesalannya dalam persidangan di P…

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak  ‎

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak ‎

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Antusiasme warga mengikuti khitan massal gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun membludak. Dari target awal 290 peserta, ju…

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Blitar menggelar lomba cerdas cermat yang diikuti oleh…

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebagai salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dalam meringankan beban ekonomi warga, khususnya saat harus…

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ekonomi Jawa Timur menunjukkan kinerja yang semakin kuat pada awal 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat perekonomian Jawa Timur pada…

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Musim kemarau yang identik dengan cuaca panas dan minim hujan seolah kehilangan polanya di Surabaya. Hujan deras yang mengguyur Kota…