BBKP Musnahkan Tanaman Impor Terinfeksi Bakteri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya memusnahkan tanaman impor dari berbagai jenis komoditas pertanian karena diketahui terinfeksi bakteri organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) A-1 Golongan I. Kepala Bidang Karantina Tumbuhan BBKP Surabaya Yusup Patiroy dalam jumpa pers di Surabaya, Senin, mengungkap terdapat 83 jenis komoditas pertanian berbakteri senilai Rp2 miliar yang berasal dari berbagai negara yang harus dimusnahkan. "Puluhan komoditas pertanian impor ini terinfeksi dua bakteri yang belum terdapat di Indonesia dan tidak dapat dihilangkan dengan perlakuan, yaitu bakteri `Pseudomonas syringae` dan `Viridi flava`", katanya. Yusup memaparkan puluhan jenis komoditas pertanian tersebut diimpor melalui transportasi angkutan udara dari 19 negara, di antaranya berasal dari Belanda, Jepang, Kanada, Thailand, Kroasia, Polandia, China dan Amerika Serikat. "Terpaksa kami musnahkan dengan cara dibakar walaupun dilengkapi dengan dokumen. Termasuk kayu palet yang jadi pembungkusnya juga kami musnahkan," ujarnya. Menurut dia, kalau dibiarkan akan membuat tanaman di Indonesia tidak bisa tumbuh dengan baik. Bahkan berpotensi merugikan petani lokal karena tanamannya menjadi layu dan mati sehingga gagal panen. Yusup mengatakan dua bakteri tersebut biasanya menyerang tanaman jenis sayur-sayuran seperti sawi, kubis dan jagung. Pemusnahan puluhan jenis komoditas pertanian yang terinfeksi bakteri tersebut turut disaksikan oleh para pengimpor. "Para pengimpor kami undang untuk menyaksikan pemusnahannya agar ke depan lebih teliti memeriksa dokumen-dokumennya agar mereka tidak rugi," tuturnya.
Tag :

Berita Terbaru

Riset Baru Tunjukan Intervensi Padat Nutrisi Terbukti Klinis dan Ekonomis Atasi Masalah Gizi Anak

Riset Baru Tunjukan Intervensi Padat Nutrisi Terbukti Klinis dan Ekonomis Atasi Masalah Gizi Anak

Jumat, 05 Jun 2026 12:34 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 12:34 WIB

Untuk Wujudkan Generasi Emas 2045 Bebas Stunting…

Ditenggarai Ada Tokoh Tokoh Besar Dibalik Korupsi di BGN, Irjen (Purn) Sony Sonjaya, Siap Jadi Justice Collaborator

Ditenggarai Ada Tokoh Tokoh Besar Dibalik Korupsi di BGN, Irjen (Purn) Sony Sonjaya, Siap Jadi Justice Collaborator

Jumat, 05 Jun 2026 11:06 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 11:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengacara mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya, Krisna Murti menyebut, Sony siap membuka nama-nama besar…

Raih Nilai 100 TKA Bahasa Indonesia, Siswi SMPN 1 JABON Incar SMAN 1 PORONG

Raih Nilai 100 TKA Bahasa Indonesia, Siswi SMPN 1 JABON Incar SMAN 1 PORONG

Jumat, 05 Jun 2026 09:45 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 09:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sidoarjo Dr. Netty Lastiningsih, M.Pd  mengimbau kepada seluruh …

Wamen Imipas Berharta Rp 234 Miliar, Dijebloskan ke Tahanan

Wamen Imipas Berharta Rp 234 Miliar, Dijebloskan ke Tahanan

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim resmi ditahan oleh KPK usai menyerahkan diri terkait Operasi Tangkap Tangan…

Jeritan Keadilan Keluarga Kacab BRI

Jeritan Keadilan Keluarga Kacab BRI

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM :Keluarga kepala cabang (kacab) bank BRI (sebelumnya dilaporkan sebagai Bank BUMN di Cempaka Putih) berinisial MIP (37), Mohamad Ilham…

Dadan Cs, Diduga Bancakan Diantara Rp 353 Triliun

Dadan Cs, Diduga Bancakan Diantara Rp 353 Triliun

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Kini, serangkaian pengadaan barang fiktif dan mark up anggaran, mulai dari puluhan ribu unit motor listrik senilai Rp 1 triliun hingga…