Rina Nose Usai Lepas Hijab, Kini Pacari Bule

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Rina Nose kembali membuat heboh. Setelah sempat tampil tertutup dengan mengenakan hijab, wanita 35 tahun ini lantas melepas hijabnya itu pada 2017 silam. Kini presenter cantik ini kembali bikin kontroversi, lantaran bertunangan dengan dengan bule asal Belanda, Josscy Aartsen. Pasangan ini disebut-sebut beda keyakinan. Akankah hubungan Rina Nose ini bakal awet hingga pelaminan, ataukah kandas seperti jalinan cintanya dengan penyanyi asal Brunei Darussalam, Fakhrul Razi? Saat ini Rina Nose tengah berbahagia setelah bertunangan dengan Josscy Aartsen. Kebahagiaan ini pun dibagikan Rina Nose kepada public melalui akun media sosialnya. Ia memamerkan cincin tunangannya serta foto-foto kebersamaan mereka. Meski begitu, masih saja ada yang tergelitik untuk menanyakan agama tunangan Rina Nose. Soal keyakinan ini ternyata bukan jadi prioritas dalam hubungan asmara Rina Nose dan Josscy. "Enggak usah ditanyainlah. Mau seiman mau nggak, yang penting kita sama sama yakin kami saling mencintai," tutur Rina ditemui di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, kemarin. Ternyata keluarga Rina Nose tidak keberatan. "Keluarga baik-baik aja, santai-santai aja, support-support aja," jelas alumni Institut Seni Budaya Indonesia Bandung ini santai. Menurut Rina, keluarganya cukup percaya padanya soal cari pasangan. "Karena memang sudah tahu pola pikir aku kayak gimana jadi mereka mempercayakan saja. Sekarang sudah tinggal terserah," imbuh Rina Nose. Jika menikahi pria asal Belanda, tentu perbedaan budaya antara Rina Nose dan Josscy akan terjadi. Soal itu, menurut Rina, tunangannya ini sosok yang sudah memahami budaya Indonesia. "Enggak semua bule sama, apa yang kita lihat kita cuma tahu bule begitu. Tapi karakter bule macem-macem, terutama yang aku temuin ini dia beda. Bule yang ke-Indonesia-Indonesia-an, bule yang ketimur-timuran. Dia enggak mau dibilang bule," papar pemilik nama asli Nurina Permata Putri. n jk
Tag :

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…