Ditagih Upah Guru Sesuai UMK, Wawali Siapkan Formulasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti menagih janji pemeritah kota untuk membayar gaji guru sesuai dengan besaran Upah Minimum Kota (UMK) dalam sidang paripurna yang menetapkan Raperda Sampah, Senin (25/3). Saat menyampaikan interupsinya, legislator PKS ini mengingatkan pemerintah kota, bahwa sesuai pembahasan APBD 2019 disepakati tambahan gaji guru diberikan mulai bulan Januari. “Namun, sampai bulan Maret ini belum ada realisasi itu,” ungkapnya. Padahal menurutnya, secara penganggaran sudah siap dan sudah dijanjikan oleh pemerintah kota. Reny mengaku pemberian gaji sesuai UMK disambut antusias dan ditunggu para guru. Hal itu dinilai sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan para guru. Menanggapi pertanyaan anggota dewan, Wakil Walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, usai mengikuti Rapat Paripurna menyatakan, bahwa molornya pemberian gaji setara UMK kepada guru swasta karena menunggu formulasi yang jelas. Menurutnya, pemerintah kota meminta pihak swasta pertanggujawaban pengelolaannya. Namun di sisi lain, pihak sekolah justru khawatir dengan adanya tambahan gaji hingga setara UMK, membuat para guru tak mau lagi menjadi guru swasta. “Makanya, ada formula seperti dana operasional yang kita hibahkan ke sekolah,” tutur pria yang akrab disapa WS. Whisnu mengungkapkan, hingga saat ini pemerintah kota dengan pihak sekolah swasta terus memformulasikan rumusan yang tepat. Hal itu dilakukan, agar tak ada kesalahpahaman antara pemerintah kota dengan pihak sekolah. “Kita fix-kan dengan pihak sekolah dan guru biar gak ada kesalahpahaman,” ujarnya. Pasalnya menurutnya, pertengahan tahun ini merupakan akhir tahun ajaran. Dengan berakhirnya bantuan dari pemerintah kota dikhawatirkan para guru enggan mengajar lagi di sekolah swasta. “Kita gak mau ini, kasihan pihak swastanya,” terang Whisnu. Whisnu berjanji, pencairan dana guru secepatnya akan dilakukan. Ia memastikan, apabila persoalan dengan pihak swasta sudah clear, maka dana bisa diberikan. Jika selama beberapa bulan ini masih terkendala pencairannya, Whisnu memastikan dana guru swasta yang belum diberikan pada bulan sebelumnya akan dirapel. “Karena anggarannya kan per Januari. Jadi gak masalah,” paparnya. Hanya, Wakil Walikota mengakui, bahwa masih ada rasa was-was dari pihak sekolah para guru akan tak mengajar lagi jika bantuan berakhir dan kembali digaji sesuai standar sekolah swasta sebelumnya di kisaran Rp 1 – 1,5 juta. “Mereka (pihak sekolah) gurunya tak mau ngajar lagi. Makanya kita cari win-win solution,” pungkasnya.
Tag :

Berita Terbaru

New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today ,The Straits Times dan BBC, Soroti Dadan

New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today ,The Straits Times dan BBC, Soroti Dadan

Kamis, 04 Jun 2026 00:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:14 WIB

SURABAYAPAGI .com: Sejumlah media di Malaysia seperti New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today, The Straits Times dan media dari Inggris BBC ikut…

Dishub Surabaya Laporkan Dugaan Pencurian Tiang Rambu Parkir di Depan Satpas Colombo

Dishub Surabaya Laporkan Dugaan Pencurian Tiang Rambu Parkir di Depan Satpas Colombo

Kamis, 04 Jun 2026 00:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:12 WIB

Surabaya Pagi.COM - Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat…

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pelayanan Publik yang Cepat, Responsif, dan Humanis

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pelayanan Publik yang Cepat, Responsif, dan Humanis

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Surabaya Pagi.com  - Memastkan peningkat pelayanan publik terhadap masyarakat Surabaya, Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno,melakuan kunjungan kerja …

Letjen (Purn) Lodewyk, Mantan Pangdam Bukit Barisan

Letjen (Purn) Lodewyk, Mantan Pangdam Bukit Barisan

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto merombak jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), salah satunya dengan mencopit Letjen TNI (Purn) Lodewyk…

Dadan, Disuruh Pulang Haji Lebih Cepat , untuk Dicopot

Dadan, Disuruh Pulang Haji Lebih Cepat , untuk Dicopot

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Dadan Hindayana dicopot Presiden Prabowo setelah sampai Indonesia dan pulang Haji lebih cepat demi agenda besar.Dadan dan istrinya yang…

Dadan Hindayana, Terindikasi Salahgunaan wewenang

Dadan Hindayana, Terindikasi Salahgunaan wewenang

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI..COM : Kejaksaan Agung (Kejagung) dikabarkan melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu…