Polda Jatim Sebut KPPS Blitar Bukan Dibacok Pelaku

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Polda Jatim optimistis segera meringkus pelaku penganiayaan petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) TPS 016 Kelurahan Sukoharjo, Kota Blitar. Namun menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera, penganiayaan yang terjadi bukan pembacokan. Luka yang terjadi pada dagu korban, kata dia akibat pukulan gagang golok atau parang. Bukan dibacok. "Jadi saya luruskan, bukan pembacokan. Tapi pukulan gagang golok," ujar Frans Barung kepada wartawan di Mapolres Tulungagung, Rabu (17/4) petang. Penganiayaan yang dilakukan Yunan Amir kepada Luki Setia (40), yakni anggota KPPS terjadi di TPS 016, dipicu persoalan tinta pemilu. Kronologis kejadian, usai mencoblos Yunan menolak jarinya dicelupkan ke dalam tinta. Sementara karena itu aturan, Luki Setia memaksa yang bersangkutan melakukannya. Adu mulut tak terhindarkan. Bahkan warga di lokasi turut melerai. Yunan akhirnya bersedia mencelupkan jari ke tinta dan pulang. "Pada saat itu kedua belah pihak sudah didamaikan," papar Frans Barung. Namun tidak disangka yang bersangkutan (Yunan Amir) kembali mendatangi TPS dan tiba tiba menyerang korban. Usai melampiaskan amarahnya Yunan langsung kabur. Frans Barung menegaskan serangan pukulan gagang golok itu hanya menimbulkan luka ringan. Meski demikian karena masuk ranah pidana, kasusnya tetap diusut sesuai delik pidana. "Lukanya ringan sekali. Luka akibat gagang golok mengenai dagu. Bukan pembacokan," tegasnya. Mengingat tempat tinggal pelaku sudah diketahui, Barung berharap Polres Blitar Kota bisa segera menangkap pelaku. Selain delik pidana umum, aksi pelaku juga bisa dipastikan apakah masuk pidana pemilu atau tidak.n sb
Tag :

Berita Terbaru

PKB Magetan di Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokir 

PKB Magetan di Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokir 

Selasa, 05 Mei 2026 19:53 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:53 WIB

SURABAYA PAGI, Magetan- ‎Respon publik cukup beragam pasca penetapan Ketua DPRD Magetan periode 2024-2029 Suratno, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi …

Peringati Hari Bumi, PLN UIT JBM Tanam Pohon dan Perkuat Program GI Andal di Jatigedong

Peringati Hari Bumi, PLN UIT JBM Tanam Pohon dan Perkuat Program GI Andal di Jatigedong

Selasa, 05 Mei 2026 19:52 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:52 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Dalam rangka memperingati Hari Bumi, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) menggelar aksi penanaman pohon di l…

Luncurkan SUV Listrik MGS5 EV, MG Bidik Pasar Kendaraan Keluarga dan Percepatan Elektrifikasi

Luncurkan SUV Listrik MGS5 EV, MG Bidik Pasar Kendaraan Keluarga dan Percepatan Elektrifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 19:48 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:48 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Produsen otomotif MG Motor Indonesia memperkenalkan kendaraan listrik terbarunya, MGS5 EV, di Surabaya, Jawa Timur. Peluncuran ini m…

Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan BLUD, Kepala Puskesmas Diminta Tak Bertindak Sepihak

Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan BLUD, Kepala Puskesmas Diminta Tak Bertindak Sepihak

Selasa, 05 Mei 2026 19:31 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:31 WIB

SURABAYApAGI.com, Gresik – Fandi Akhmad Yani menegaskan pentingnya tata kelola pengadaan barang dan jasa yang profesional dan berintegritas dalam lingkungan B…

Sidang Korupsi Ponorogo Ungkap Miliaran Rupiah Mengalir Ke 6 Parpol Untuk Mahar Politik 

Sidang Korupsi Ponorogo Ungkap Miliaran Rupiah Mengalir Ke 6 Parpol Untuk Mahar Politik 

Selasa, 05 Mei 2026 19:08 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:08 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Tabir dugaan praktik mahar politik untuk mendapatkan dukungan partai dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Ponorogo…

Hearing di Komisi C DPRD Surabaya,  Proyek Pembangunan PT Wulandaya Capai Kesepakatan dengan Warga

Hearing di Komisi C DPRD Surabaya,  Proyek Pembangunan PT Wulandaya Capai Kesepakatan dengan Warga

Selasa, 05 Mei 2026 17:45 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 17:45 WIB

Surabaya Pagi - Polemik yang ada di Jalan Basuki Rahmat Nomor 165-167 tersebut menimbulkan adanya pro kontra di tengah-tengah warga. Akhirnya menemukan titik…