Nyaru jadi Pembeli di Restoran, Lalu Kabur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aksi pelaku kejahatan di Surabaya kini semakin nekat saja. Tak peduli situasi, mereka yang terlanjur gelap mata nekat beraksi. Seperti yang terjadi di rumah makan ayam goreng di wilayah Wiyung Surabaya. Dua pelaku beraksi menyaru menjadi pembeli. Keduanya memesan 27 porsi nasi untuk dibungkus dan dibawa pulang. Selain itu, keduanya pun makan di restoran itu tanpa membuat karyawan curiga. Usai makan puas, satu dari dua pelaku itu kemudian berdalih hendak ke ATM untuk mengambil uang guna membayar makanan yang sudah dipesannya. Bahkan, pelaku itu meminjam motor salah seorang karyawan restoran bernama Priyanto. Kecurigaan Priyanto muncul ketika satu pelaku tersebut tak kunjung kembali. Meski ada temannya yang masih di dalam restoran, hati kecil Priyanto merasa ada yang tak beres. "Benar saja saat satu rekan pelaku yang di dalam diminta untuk membayar ia tidak mau, bahkan mencoba kabur hingga akhirnya diteriaki maling," beber Kapolsek Wiyung, Kompol Rasyad, Kamis (2/5). Dua pelaku itu adalah Syamsul Arifin (32) warga Labeng Bangkalan Madura, yang tinggal di Wiyung, Surabaya dan rekannya yang kabur diketahui bernama Rafi, warga Kemayoran (DPO). "Syamsul ini berhasil ditangkap oleh korban dan warga, sedangkan satu rekannya lain berhasil kabur membawa motor korban," lanjutnya. Saat diinterogasi, Syamsul mengaku sudah tiga kali beraksi demikian. Ia selalu bersama Rafi saat menjalankan aksi jahatnya. Kini polisi masih memburu Rafi. Sedangkan Syamsul mendekam di tahanan Polsek Wiyung karena ulahnya itu.n fir
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…