Pesan Ramadhan (2)

Bekerja Tanpa Hasil

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ramadan diyakini umat Islam sebagai syariat yang berlaku hingga hari kiamat. Sama halnya dengan jihad, ia juga syariat yang terus berlangsung hingga hari kiamat. Tujuan semua ini untuk menjaga akidah, kehormatan, harta, jiwa dan wilayah kaum muslimin. Keterangan ini telah ditegaskan dalam banyak hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di antaranya riwayat dari Anas bin Malik radhiyallhu ‘anhu . Ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Jihad akan senantiasa berlangsung sejak Allah mengutusku hingga umatku yang terakhir memerangi Dajjal, ia tidak akan dihentikan oleh kezaliman orang zalim ataupun keadilan orang adil,” (HR. Abu Dawud) Tak leiru bila ulama-ulama besar menyebut puasa adalah ibadah jihad. Ini dikarenakan puasa mengandung makna melawan hawa nafsu. Orang yang tidak bisa menahan nafsu syahwat, nafsu amarah, nafsu seksual, dan nafsu lainnya selama berpuasa sama halnya dengan bekerja tanpa mendapatkan hasil. Artinya, puasa yang dilakukan hanya membuahkan lapar dan haus tanpa adanya nilai-nilai ibadah dalam puasa tersebut. Rasulullah SAW. menegaskan dalam sebuah hadis: "Barangsiapa yang tidak meninggalkan ucapan dan perbuatan dusta, maka Allah tidak butuh darinya untuk meninggalkan makanan dan minumannya." (H.R. Bukhari). Selain jihad melawan hawa nafsu, umat Islam diperintahkan berjihad melawan kekafiran dan kesyirikan. Jihad seperti ini dilakukan untuk mempertahankan diri dari serangan orang-orang kafir agar eksistensi umat muslim tetap terjaga. Mencegah perpecahan yang dikhawatirkan pasca pencoblosan Pilpres 17 April 2019 lalu, dapat terjadi akibat hasutan dan keinginan untuk mengadu domba umat muslim yang yakin pada rahmatan lil’alamin. Pencegahan perpecahan bisa dianggap langkah strategis dalam memproteksi generasi muslimin dari berbagai hal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan umat Islam, khususnya dari pengaruh paham, teknologi, dan informasi yang buruk. Lasngkah ini tentu untuk mewaspadai tren perpecahan umat dan mewaspadai krisis solidaritas di dunia Islam. Pesan mencegah perpecahan umat islam di Indonesia, bisa belajar dari Nabi Muhammad SAW semasa hidupnya. Beliau saat itu selalu menjaga dan merawat hubungan yang baik terhadap umat Islam atau non-Muslim, bahkan dengan kaum munafik sekalipun. Tuntunan Rasullulah ini bertolak belakang dengan realita sebagian umat Islam di Indonesia saat ini. Sejak Pilkada DKI 2017 lalu, gejala saling menyesatkan dan mengkafirkan telah mengkhawatirkan banyak umat. Allah SWT. telah memerintahkan umat muslim untuk berjihad melawan kekufuran. Ini dilakukan sebagai sarana ibadah dan perjuangan untuk menyiapkan individu muslim yang mampu memikul tanggung jawab guna mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Makanya, salah satu langkah konkrit yang dapat dilakukan seperti bulan ramadhan adalah melakukan ibadah puasa. Puasa dapat dan akan menciptakan kader-kader muslim yang kuat secara keimanan dan tangguh dalam pengorbanan. Dua hal ini In Shaa Allah memberikan hasil, yakni tegaknya keadilan bagi seluruh umat manusia. Ulama-ulama besar dunia menyatakan besarnya pengaruh puasa bagi tegaknya syariat jihad bisa ditandai dengan banyaknya capaian kemenangan yang diperoleh kaum muslimin di bulan Ramadhan. Sejarah pun telah mengingatkan kita tentang peristiwa kemenangan-kemenangan besar yang menjadi titik awal perubahan Islam. Di antara catatan sejarah kemenangan umat Islam di bulan Ramadan yang paling fenomenal adalah Perang Badar, Penaklukan Mekah, Perang Buwaib, Perang Qodisiah, Pertempuran Hittin, Pertempuran ‘Ain Jalut, Penaklukan kota Andalus, Penaklukan India dan Pakistan, Penaklukan kota Amuriyah, Penaklukan kota Sirakusa dari tangan Romawi, dan sejumlah perang lainnya. Semua kemenangan dalam perang tersebut diraih pada saat kaum muslimin diwajibkan untuk berpuasa. Ini artinya bulan Ramadan adalah bulan jihad, kemenangan serta kemuliaan bagi umat Islam. *) Penulis adalah Pembelajar Islam Otodidak
Tag :

Berita Terbaru

Tim Terpadu Pertambangan Panggil Pengusaha Tambang, Beri Peringatan Tegas Soal Aktivitas Ilegal

Tim Terpadu Pertambangan Panggil Pengusaha Tambang, Beri Peringatan Tegas Soal Aktivitas Ilegal

Rabu, 06 Mei 2026 20:02 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 20:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Tim Terpadu Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) Kabupaten Mojokerto memanggil puluhan pemilik galian C tak b…

Khofifah Apresiasi Lonjakan Kinerja Bank Jatim, Optimistis Jadi Katalis Ekonomi Jawa Timur

Khofifah Apresiasi Lonjakan Kinerja Bank Jatim, Optimistis Jadi Katalis Ekonomi Jawa Timur

Rabu, 06 Mei 2026 19:35 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 19:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kinerja Bank Jatim sepanjang Tahun Buku 2025 yang dinilai tumbuh impresif d…

Delapan Kader PKB Berpeluang Duduki Kursi Ketua DPRD Magetan

Delapan Kader PKB Berpeluang Duduki Kursi Ketua DPRD Magetan

Rabu, 06 Mei 2026 19:20 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 19:20 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Magetan – Peluang menjadi Ketua DPRD Magetan terbuka lebar bagi seluruh kader Partai Kebangkitan Bangsa yang saat ini duduk sebagai anggota l…

‎Dalami Kasus Korupsi Maidi, KPK Panggil 10 Saksi  ‎

‎Dalami Kasus Korupsi Maidi, KPK Panggil 10 Saksi ‎

Rabu, 06 Mei 2026 19:18 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 19:18 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun Nonaktif, Maidi, dengan memanggil 10 …

Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44 Persen

Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44 Persen

Rabu, 06 Mei 2026 18:39 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 18:39 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk menetapkan sebesar 20 persen dari total laba bersih…

Fraksi Gerindra Optimis Deviden Bank Jatim Bisa Naik 70%

Fraksi Gerindra Optimis Deviden Bank Jatim Bisa Naik 70%

Rabu, 06 Mei 2026 18:33 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur mendorong penguatan tata kelola dan peningkatan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) t…