Polisi Akan Tindak Tegas Warga yang Nyalakan Petasan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jember - Di bulan Ramadan kali ini Polres Jember dengan tegas melarang warga menyalakan petasan. Jika tetap masih ada yang nekat pihak kepolisian tidak akan segan-segan menindak tegas pembuat maupun pembeli petasan. Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo menjelaskan, meski sudah jelas ada undang-undang yang melarangnya, namun budaya menyalakan petasan atau mercon selama bulan Ramadan masih sering dilakukan. “Selain mengganggu orang lain, petasan juga dapat berbahaya terhadap pembuat maupun yang menyalakan.” Kata Kusworo, Kamis 9 Mei 2019. Lebih lanjut Kusworo mengatakan, untuk menjaga kenyamanan selama melaksanakan ibadah puasa, pihaknya dengan tegas melarang mayarakat menyalakan petasan, termasuk kembang api yang memiliki unsur daya ledak. “Kami sudah memerintahkan anggota di bawahnya termasuk Kapolsek seluruh Kabupaten Jember, untuk menindak tegas terhadap orang yang masih nekat membuat, menyimpan dan menggunakan petasan.” Tambahnya. Meski demikian, Kusworo mengakui memang budaya petasan sulit ditinggalkan masyarakat, pihaknya tetap melarang siapaun maupun ormas apapun untuk melakukan sweeping secara ilegal. “Saat ini kami sudah menjadwalkan kegiatan untuk melakukan razia terhadap toko-toko yang, untuk memastikan tidak ada yang nekat menjual belikan petasan.” Pungkasnya. (Koes).
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…