Jual Emas Palsu, Ibu Rumah Tangga Diciduk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Surabaya - Seorang ibu rumah tangga bernama Ririt (41) asal Situbondo ini nekat pergi ke Surabaya hanya untuk menjual dua buah anting emas. Bukan anting biasa, dua buah anting itu merupakan anting emas palsu. Awalnya, Riris datang ke Surabaya bersama Jayadi (DPO) kekasihnya. Atas perintah Jayadi itulah, Riris menjual anting yang diberikan ke seorang pembeli emas di Pasar Kembang Surabaya. "Usai dijual, korban memberikan uang satu juta lima puluh ribu. Namun setelah diperiksa, ternyata anting emas tersebut palsu. Dari situ, korban mengejar tersangka R ini," beber Kapolsek Tegalsari, Kompol Rendy Surya Aditama, Jumat (10/5). Korban yang merasa tertipu segera mengejar tersangka sambil berteriak. "Teriakan itu kemudian didengar oleh anggota Reskrim yang kebetulan berada di pasar tersebut untuk giat kring serse. Korban dibantu warga dan anggota kami kemudian berhasil mengangkap tersangka R sedangkan J berhasil kabur dan masih kita kejar," tambahnya. Dari pengakuan Ririt, ia tak menyangka jika anting yang hendak dijualnya itu palsu. Sebab, ia hanya diberi mandat oleh sang kekasih, Jayadi untuk menjualnya. "Saya tidak tahu kalau palsu, saya hanya jual saja. Itu sudah ditimbang, trus sudah dibayar, gak lama saya dikejar katanya palsu," aku Ririt. Sementara itu, uang hasil penjualan sebesar Rp 1.050.000 itu telah dibagi dua oleh pelaku. Ririt mendapat 200 ribu dan Jayadi membawa 850 ribu. Saat diteriaki itulah, Jayadi malah menggeber motornya meninggalkan Ririt sendiri hingga tertangkap.n fir/jul
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…