SURABAYAPAGI, Surabaya- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur menggelar acara Musyawarah Daerah Koalisi Indonesia Untuk Kependudukan dan Pembangunan (KK) Provinsi Jawa Timur Periode 2019-2023 di Hotel Grand Dafam Jl. Kayoon, Surabaya, Kamis (13/6/2019) sampai Jumat (14/6/2019).
Acara ini diawali oleh pelantikan pengurus koalisasi kependudukan yang diikuti oleh total 38 perwakilan dari Kabupaten Kota masing-masing.
Dr.Sonny Harry B Harmadi selaku Ketua Umum Koalisi Kependudukan berpesan kepada para pengurus yang baru saja dilantik, agar bahu membahu dengan pemerintah untuk membantu berbagai konsep tentang pembangunan keluarga dan kependudukan di Jawa Timur. “Jadi lebih berkualitas dari segi SDA,” katanya.
Acara dilanjutkan dengan diskusi panel dengan 3 nara sumber. Di antaranya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, H.Yenrizal Makmur,SP.,MM selaku moderator, kemudian Deputi Bidang Pengendalian Penduduk, Dr.Ir. Dwi Listyawardani,Msc.Dip.Com yang membawakan materi Kebijakan Strategi Pengendalian Penduduk. Dan yang terakhir, Dr.Sonny Harry B Harmadi selaku Ketua Umum Koalisi Kependudukan, juga membawakan materi Menghadapi Revolusi Industri 4.0 Dengan Pengembangan Karakter Keluarga Indonesia.
Dwi berharap kepada pengurus baru untuk terus bersemangat dalam bekerja, karena tantangan di bidang kependudukan semakin hari semakin luas. "Karena untuk di Jatim sendiri dari aspek kuantitas sudah relatif berkurang sedangkan dari segi kualitas sendiri masih perlu banyak pembenahan semisal angka stunting dan kasus perceraian masih sangat tinggi," tandasnya.
Musda sendiri digelar BKKBN dalam rangka meningkatkan kemitraan dengan mitra kerja BKKBN sebagai upaya mensukseskan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga di tingkat provinsi.
Selaku Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Yenrizal Makmur menambahkan, mitra kerja BKKBN nantinya akan membantu mensosialisasikan masalah dan juga solusi terkait kependudukan di Jatim kepada semua lapisan masyarakat, bahwasanya pembangunan dalam 10 tahun ini benar-benar sudah diwujudkan.
"Kita juga akan menggunakan parameter kependudukan yang nantinya akan kita gunakan untuk pembangunan jangka panjang. Kemudian kita juga akan membangun profil kependudukan di setiap Kabupatan/Kota untuk mengetahui kualitas penyebaran penduduk dan grand desing kependudukan,” ucapnya saat menyampaiakan program untuk para pengurus di periode 2019-2023.byob
Editor :
Mariana Setiawati
Berita Terbaru
Jumat, 13 Mar 2026 20:39 WIB
Jumat, 13 Mar 2026 20:39 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan m…
Jumat, 13 Mar 2026 20:36 WIB
Jumat, 13 Mar 2026 20:36 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Meski menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan, para atlet IBCA BFC MMA Kota Madiun tetap menjalani latihan rutin sebagai per…
Jumat, 13 Mar 2026 19:27 WIB
Jumat, 13 Mar 2026 19:27 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sebanyak 27 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN di Jawa Timur resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari Dewan Pimpinan…
Jumat, 13 Mar 2026 19:25 WIB
Jumat, 13 Mar 2026 19:25 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebanyak 60 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Lamongan resmi menerima Motor Tosa, yang diserahkan secara simbolis…
Jumat, 13 Mar 2026 18:41 WIB
Jumat, 13 Mar 2026 18:41 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan jajaran Partai Demokrat Jawa Timur untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus m…
Jumat, 13 Mar 2026 17:27 WIB
Jumat, 13 Mar 2026 17:27 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Jajaran Polres Blitar terus melakukan berbagai upaya dalam memberikan pelayanan pengamanan kepada masyarakat dalam rangka pelaksanaan…