Bupati Jember Minta ASN Pensiun Dini Jika Ikut Jadi Peserta Pilkades

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jember - Momentum Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan di laksanakan Bulan September mendatang di kabupaten Jember, banyak diminati tidak hanya oleh masyarakat, tapi juga oleh kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember, yang jelas-jelas sudah memiliki masa depan yang cerah. Bupati Jember Faida telah mengambil sikap tegas terhadap ASN yang akan mencalonkan diri dalam pilkades serentak tersebut, mereka akan diberi ijin atau memilih mengajukan pensiun dini. “Apabila ada ASN yang mencalonkan diri sebagai cakades, akan kami evaluasi permohonannya, mereka harus bersikap, karena posisi ASN tidak serta merta langsung terganti, akan kita pilih mana yang diijinkan dan mana yang tidak, kalau misal ada ASN dari kalangan guru, tentu akan mengganggu proses belajar mengajar,” ujar Faida, Selasa 2 Juli 2019. Namun apabila ada ASN dari non guru, Faida akan mempertimbangkan posisi ASN tersebut, serta track record selama menjadi ASN, jika formasinya sangat diperlukan, ASN tersebut juga harus bersikap. “Tidak saya izinkan, atau mengambil sikap pensiun atau pensiun dini,” ujarnya. Sementara Kepala Dispemasdes Pemkab Jember Ir. Eko Heru Sunarso mengatakan, seperti diketahui, Pemilihan Kepala Desa di Jember akan digelar pada September mendatang, untuk pilkades kali ini, ada kemudahan dan meringankan calon kepala desa, diantaranya, anggaran Pilkades yang dianggarkan melalui APBD dan APBDes serta pihak ketiga. “Pilkades kali ini dianggarkan dari APBD dan APBDes, sehingga tidak membebani calon, dengan demikian akan melahirkan pemimpin yang integritas, kalaupun toh anggaran dari APBD dan APBDes tidak mencukupi, panitia bisa bekerjasama dengan pihak ketiga, tapi tetap harus melalui musyawarah BPD dan juga tokoh setempat, selama anggaran masih dalam batas kewajaran, masih akan ditoleransi, namun kami berharap pilkades ini bisa gratis,” pungkasnya.(Koes).
Tag :

Berita Terbaru

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Harapan petani Desa Tanjekwagir Kecamatan Krembung untuk meningkatkan hasil pertanian akhirnya terwujud. Pada Kamis (25/6) Dinas P…

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat berhasil ungkap dan tangkap komplotan pelaku Curas,setelah pihak korban dari A…

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya, – ADA kebiasaan unik setiap tanggal 10 Muharam yaitu muliakan Anak Yatim. Banyak umat muslim rutin menggelar acara santunan komunal …

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…