REI Akan Ajukan Tambahan Kuota Rumah Subsidi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI, Bandung - Real Estate Indonesia (REI) Jawa Barat akan mengajukan surat permohonan penambahan kuota rumah sederhana tapak subsidi. Jumlah penambahan kuota yang diajukan akan mengacu pada kebutuhan rumah sederhana tapak di Jawa Barat yang diprediksi mencapai 40.000 unit per tahun. Demikian diungkapkan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Jabar, Jawa Joko Suranto. Menurut dia, dari kuota nasional sebanyak 168.000 rumah bersubsidi, biasanya Jawa Barat menargetkan sekitar 30.000 unit. "Saat ini sudah terealisasi sekitar 20.000 unit, sedangkan berdasarkan kompilasi pasokan yang ada mencapai 41.000 unit. Ada 21.000 unit yang belum terserap," ujarnya. Seiring dengan adanya aturan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait kenaikan harha rumah subsidi, kuotanya juga dibatasi. Menurut Joko, pembatasan kuota tersebut terkait dengan alokasi anggaran subsidi perumahan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). "Saat ini kuota dari APBN sudah relatif mau habis. Posisi bulan ini cenderung akan habis. Meski demikian, kami tetap positif thinking, pasti ada solusi di Perubahan (APBN-Perubahan)," ujarnya. Ia mengaku berharap, pemerintah bisa mengabulkan permohonan tersebut. Hal itu dinilai akan sangat berpengaruh bagi sektor properti yang sejak beberapa tahun terakhir mengalami perlambatan. "Para pengembang memiliki kewajiban kepada pihak ketiga. Ketika mereka tidak bisa merealisasikan target penjualan, maka akan berdampak terhadap kewajiban kepada pihak ketiga dan npl (non performing loan) kredit," tuturnya. Bdg/06
Tag :

Berita Terbaru

Menko Pangan Akui Banyaknya Masalah di BGN

Menko Pangan Akui Banyaknya Masalah di BGN

Senin, 22 Jun 2026 20:08 WIB

Senin, 22 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menko Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas buka-bukaan terkait banyaknya masalah di Badan Gizi Nasional (BGN). Ia akui banyak…

Menkes Akui Keberhasilan MBG Tekan Stunting tak Bisa Instan

Menkes Akui Keberhasilan MBG Tekan Stunting tak Bisa Instan

Senin, 22 Jun 2026 20:07 WIB

Senin, 22 Jun 2026 20:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui keberhasilan MBG dalam menekan stunting memang tidak bisa dilihat secara…

Keprihatinan Tokoh-tokoh Bangsa Dicurhatkan ke Megawati

Keprihatinan Tokoh-tokoh Bangsa Dicurhatkan ke Megawati

Senin, 22 Jun 2026 20:05 WIB

Senin, 22 Jun 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sejumlah tokoh nasional yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) bertemu dengan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketum PDIP …

Dalam Kasus Roy- dr.Tifa, Ada Tokoh Tuding Kezaliman

Dalam Kasus Roy- dr.Tifa, Ada Tokoh Tuding Kezaliman

Senin, 22 Jun 2026 20:02 WIB

Senin, 22 Jun 2026 20:02 WIB

"...ada mantan pejabat yang masih merasa menjadi pejabat dan lain-lain, kami tetap berpedoman pada KUHAP yang mengatur proses penyidikan ini," Kombes Iman…

Byar-pet Listrik di Pulau Jawa, Sempat Dipergunjingkan

Byar-pet Listrik di Pulau Jawa, Sempat Dipergunjingkan

Senin, 22 Jun 2026 19:59 WIB

Senin, 22 Jun 2026 19:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Byar-pet pemadaman bergilir di Pulau Jawa, hingga Senin (22/6) terus jadi pergunjingan di ruang publik. Diduga ada gangguan teknis…

Dirut PT PLN Dipanggil Presiden

Dirut PT PLN Dipanggil Presiden

Senin, 22 Jun 2026 19:58 WIB

Senin, 22 Jun 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dan beberapa jajaran PLN ke Istana…