Soal Sanksi Guru Cabul, Dinas Pendidikan Tunggu Keputusan Inkracht

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Lamongan - Meski statusnya kini sebagai tersangka, dan di tahan di Mapolres Lamongan, SR oknum guru cabul sebuah lembaga pendidikan SD di Kedungpring ini masih bisa sedikit tenang, karena statusnya sebagai guru PNS masih melekat, dan belum ada keputusan apapun terkait sanksinya. Kepala Dinas Pendidikan Adi Suwito kepada awak media menyebutkan, pihaknya masih belum mengambil keputusan apapun terkait sanksi SR. Hal itu dilakukan karena pihaknya masih menunggu keputusan dari Pengadilan Negeri. "Untuk oknum guru SR kita belum bisa mengambil keputusan sanksinya seperti apa, karena masih menunggu keputusan sidang inkracht dari Pengadilan Negeri Lamongan, kita masih terapkan praduga tidak bersalah,"kata Adi menegaskan. Kalau keputusan dari PN sudah turun tentu, pihaknya bersama pertemuan antara Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Inspektorat, Bagian Hukum Pemkab Lamongan, melakukan pertemuan untuk membahas dan menentukan sikap. Dijelaskannya, pihaknya tidak menduga sebelumnya jika oknum guru SR (46) yang tiap harinya aktifitas di SDN di Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan, mempunyai segudang prestasi. Sontak, informasi memboming ketika beberapa korban melaporkan ke Polres Lamongan. Sementara, perlakuan tidak senonoh yang dilakukan oknum guru SR tersebut terbongkar ketika ada korban sebut saja bunga yang berani mengungkapkan kepada orang tuanya. "Pak guru seringkali meraba-raba sejak kelas lima," ujar salah satu orang tua kepada awak media saat itu. Yang membuat miris, pelaku acapkali akan melakukan perbuatan cabul itu, menggunakan cara pengancaman akan memberikan nilai jelek jika tidak dituruti kemauannya. Aksi tersebut termasuk nekad, pasalnya, dilakukan di dalam kelas, perpustakaan dan rumah pelaku. Rupanya, tak hanya korban siswi perempuan saja melainkan ada yang berjenis laki laki. Kesemua siswa di lembaga pendidikan itu berani berterus terang kepada orang tua mereka ketika oknum guru SR sedang menjalani proses ujian sertifikasi.jir
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…