Walikota Kediri Paparkan Suksesnya Tekan Inflasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar memaparkan bagaimana upaya Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri untuk terus menekan laju inflasi di Kota Kediri. Abdullah Abu Bakar memaparkan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi Wilayah TPID Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Kediri, Kamis (18/7/2019) bertempat di Hotel Louise Kienne Semarang. Abdullah Abu Bakar mengungkapkani inflasi yang rendah dan stabil merupakan faktor penting dalam mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Inflasi yang rendah juga berpengaruh terhadap percepatan pembangunan di daerah. Karena bisa meningkatkan daya beli masyarakat, mempersempit kesenjangan pendapatan, meningkatkankan investasi, dan meningkatkan kemampuan masyarakat untuk menabung. “Bukan sekedar untuk inflasi terjaga dengan baik namun endingnya IPM di Kota Kediri bagus. Selain itu masyarakat juga harus didorong untuk investasi misalnya investasi pendidikan atau emas di pegadaian,” ujarnya. Pria yang populer disapa Mas Abu ini mengungkapkan data inflasi di Kota Kediri. Di tahun 2013 inflasi di Kota Kediri mencapai angka 8% lalu terus mengalami penurunan. Hingga di tahun 2018 inflasi Kota kediri berada diangka 1,97%. Keberhasilan ini merupakan hasil kinerja TPID Kota Kediri, terbukti kerja keras yang telah dilakukan selama ini dapat langsung dirasakan masyarakat Kota Kediri. Selain itu, dengan kerjasama yang harmonis dan sinergitas kebijakan berbagai pihak terutama pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bulog, BPS, Kadin dan dunia usaha serta masyarakat, menjadikan inflasi rendah, stabil dan dapat terkendali sehingga pada akhirnya dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Lihat angka inflasi 8 masyarakat teriak-teriak terutama ibu-ibu karena barang-barang menjadi mahal. Tapi Alhamdulillah setelah 2014 saya dilantik inflasi di Kota Kediri mulai menurun ditahun 2015. Kita selalu berada dibawah provinsi Jawa Timur dan nasional. Memang ada satu pasar yang kita jaga yakni pasar grosir karena pasar ini larinya juga ke Madiun, Surabaya, Jakarta, bahkan Kalimantan,” jelasnya. Mas Abu juga membagikan lima faktor keberhasilan dalam pengendalian inflasi di Kota Kediri. Pertama, adanya komitmen yang kuat dari para pimpinan dan jajarannya. Kedua, menjalankan strategi 4K (Kecukupan pasokan komoditas pangan, Keterjangkauan harga pangan, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi publik yang efektif) dengan sungguh-sungguh. Ketiga,adanya analisis yang tajam dalam memitigasi potensi inflasi. Keempat, pemimpin selalu hadir ketika terjadi kesulitan masyarakat. Kelima, TPID yang solid. “Saya berharap TPID Kota Kediri dapat tetap mempertahankan kinerja dengan terus menjaga sinergitas, dan bisa menjaga keterjangkauan harga barang dan jasa di Kota Kediri. Serta meningkatkan kerjasama dengan kabupaten/kota di sekitarnya. Sehingga masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari kebijakan -kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah dalam pengendalian inflasi daerah,” harapnya. Hadir dalam acara iniKepala KPwBI Jawa Tengah Soekowardoyo, Kepala KPwBI Kediri Musni Hardi, Walikota Madiun Maidi, dan pemda di wilayah kerja BI Kediri. Can
Tag :

Berita Terbaru

Demokrat Jatim Belum Bersuara Bela AHY di Pusaran Kasus Program MBG

Demokrat Jatim Belum Bersuara Bela AHY di Pusaran Kasus Program MBG

Kamis, 11 Jun 2026 14:59 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pengurus DPD Partai Demokrat Jawa Timur belum memberikan pembelaan secara terbuka terhadap Ketua Umum Partai Demokrat, Agus H…

Hingga per 2027, Surabaya Kebut Usulan Perbaikan 7.196 Rumah Tak Layak Huni

Hingga per 2027, Surabaya Kebut Usulan Perbaikan 7.196 Rumah Tak Layak Huni

Kamis, 11 Jun 2026 14:23 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya strategis pengentasan kawasan kumuh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan…

Optimalkan Arus Lalu Lintas, Dishub Magetan Kaji Pemfungsian Kembali Jalan Timur MP

Optimalkan Arus Lalu Lintas, Dishub Magetan Kaji Pemfungsian Kembali Jalan Timur MP

Kamis, 11 Jun 2026 14:16 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 14:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti kajian wacana pemfungsian kembali Jalan Timur Mal Pelayanan Publik (MPP) sebagai jalur utama kendaraan, Pemerintah…

Pemkab Sidoarjo Dukung Penuh SE 2026, Sebanyak 1.452 Petugas Siap Lakukan Pendataan

Pemkab Sidoarjo Dukung Penuh SE 2026, Sebanyak 1.452 Petugas Siap Lakukan Pendataan

Kamis, 11 Jun 2026 14:12 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang akan dilaksanakan Badan Pusat…

Kenaikan BBM hampir Rp4 Ribu, Pengendara di Trenggalek Mulai Tinggalkan Pertamax dan Beralih ke Pertalite

Kenaikan BBM hampir Rp4 Ribu, Pengendara di Trenggalek Mulai Tinggalkan Pertamax dan Beralih ke Pertalite

Kamis, 11 Jun 2026 13:56 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Heboh fenomena kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026, membuat sejumlah…

Pimpin Kembali DPC PKB Lamongan, Abdul Ghofur Catatkan Rekor Hattrick

Pimpin Kembali DPC PKB Lamongan, Abdul Ghofur Catatkan Rekor Hattrick

Kamis, 11 Jun 2026 13:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - H. Abdul Ghofur kembali terpilih menjadi ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lamongan,…