Gelar Pahlawan Nasional Mochammad Sroedji Segera Terwujud

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Jember, Upaya pemerintah kabupaten Jember untuk mengusulkan Letkol. Mochammad Sroedji sebagai pahlawan nasional memasuki tahap pengecekan lapangan terhadap data. Tim telah menyatakan secara umum telah memenuhi syarat sebagai pahlawan nasional. Saat ini Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP), telah berada di Jember dan akan melaksanakan tugasnya selama dua hari untuk mengecek data di lapangan. TP2GP telah bertemu dengan Pemerintah Kabupaten Jember di ruang rapat Pemkab Jember. Pemkab Jember diwakili oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Isnaini Dwi Susanti. Perempuan yang akrab disapa Santi ini menegaskan Pemerintah Kabupaten Jember tetap semangat untuk melakukan berbagai upaya agar Letkol. Mochammad Sroedji mendapatkan gelar pahlawan nasional. “Kami semangat terus untuk melaksanakan persiapan agar beliau (Letkol. Mochammad Sroedji, red) menjadi pahlawan nasional,” terangnya. Santi juga menyampaikan, pihaknya sejak tahun 2016 telah mengajukan Letkol. Mochammad Sroedji untuk menjadi pahlawan nasional. Pengajuan ini berawal dari Yayasan Sroedji yang mengajukan surat pengusulan gelar pahlawan pada Dinsos, lalu diadakan seminar tentang Letkol. Mochammad Sroedji. “Seminar ini dihadiri Mensos yang sekaligus menjadi narasumber, dengan dihadiri 750 undangan,” ungkapnya. Banyak proses yang telah dilalui dalam pemenuhan persyaratan untuk Letkol. Mochammad Sroedji menjadi pahlawan nasional, seperti wawancara langsung dengan saksi, serta mengekpos di media cetak maupun elektronik. Pemerintah juga membuat patung untuk Letkol. Mochammad Sroedji. “Wujud penghargaan dari pemerintah, terbentuk dengan berdirinya patung beliau di wajah kantor Pemkab Jember,” tuturnya. Santi juga berharap perjuangan Letkol. Mochammad Sroedji bisa menjadi salah satu pegangan bagi generasi muda kedepan. “Bahwa perjuangan itu masih bergemuruh,” imbuhnya. Kepala Pusat Sejarah TNI yang juga Anggota TP2GP Brigjen TNI Prantara Santosa mengatakan, tujuannya datang ke Jember sebagai tim verifikasi lapangan TP2GP yang terdiri dari 13 orang. Verifikasi lapangan ini untuk pemenuhan syarat dalam menentukan pahlawan nasional. Prantara mengungkapkan, sementara ini Letkol. Mochammad Sroedji secara umum telah memenuhi syarat sebagai pahlawan nasional. “Kita hanya mengecek lapangan, bahwa data yang diinformasikan kepada TP2GP terbukti dan lengkap sebagai syarat untuk pahlawan nasional,” terangnya. Syarat itu diantaranya, berupa data perjuangan Letkol. Mochammad Sroedji dalam memperjuangkan kemerdekaan dalam melawan penjajah. Setelah pengecekan ini, tinggal nantinya tingkat pusat memberikan keputusan. Nanti Presiden yang akan menentukan dari beberapa calon untuk gelar pahlawan nasional. “Semoga tahun ini Letkol. Mochammad Sroedji bisa menjadi pahlawan nasional,” harapnya. Sementara itu, Iksan Erganto, yang merupakan saksi hidup yang turut berjuang bersama Letkol. Mochammad Sroedji, mengungkapkan, Mochammad Sroedji telah memimpin perang di Resimen 39 dan 40. “Pak Sroedji adalah orang yang gagah berani di segala pertempuran,” ungkapnya. Iksan Erganto mengatakan, Mochammad Sroedji keluar – masuk hutan untuk mencari tempat strategis yang menjadi penengah antara Jember, Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo. Hutan itu adalah Hutan Sempolan. Namun saat hampir masuk hutan, M. Sroedji telah ketahuan oleh penjajah Belanda. “Beliau sangat pantas dan wajar menjadi pahlawan nasional, karena jasa beliau yang sangat besar,” pungkasnya.(Koes)
Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…