Gubernur Jatim: Corp Circle di Kediri Harus Jadi Wahana Edukasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan lapang di lahan pertanian Desa Kedungmalang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, Minggu (21/7/2019) lalu. Lokasi yang dikunjungi adalah wahana crop circle pertanian yang sedang hits di media sosial. Kepada awak media Gubernur Khofifah menyampaikan agar crop circle ini tidak hanya menjadi destinasi wisata baru. Namun juga menjadi wahana edukasi pertanian kepada masyarakat dari semua lapisan masyarakat. “Semua ditawarkan berkunjung ke wisata edukasi crop circle ini. Yang masih PAUD dan SD bisa belajar mengenal nama buah dan sayur. Nantinya diajarkan pula pentingnya mengkonsumsi sayur dan buah dengan cara olahan yang menarik. Sehingga anak suka,” ujarnya saat di lokasi corp circle di Kabupaten Kediri. Sementara untuk yang SMP dan SMA sederajat bisa lebih advance, yakni dengan belajar mengenal varietas dan cara pengembangan budidaya holtikultura. Harapannya dapat menginspirasi agar menjadi kepedulian kepada lingkungan dan cermat memahami potensi agrobisnis. “Bagi mahasiswa bisa belajar teknologi pertaniannya. Sedangkan bagi pelaku UMKM bisa belajar mengelola paket wisata edukasi yang dipadukan dengan pengolahan UMKM dari hasil pertanian yang ada,” tuturnya. Dijelaskan kembali oleh Gubernur Khofifah, untuk peran Pemprov dan Pemkab adalah untuk memberikan pendampingan bagaimana membuat nilai tambah dari potensi yang dimiliki. Sementara untuk inovasi produk yang dikembangkan masyarakat tidak akan dibatasi. “Inovasi (crop circle) ini out of the box. Harapannya crop circle ini bisa bertransformasi menjadi Dewi Cemara (desa wisata cerdas mandiri dan sejahtera). Yakni desa yang dikunjungi wisatawan dimana masyarakatnya menawarkan wisata edukasi yang mencerdaskan. Sehingga menjadi desa yang mandiri serta masyarakatnya sejahtera,” pungkasnya. Adv/kominfo
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…