PP Properti Minta Perlindungan Hukum Polda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - PT. PP Properti Tbk, anak perusahaan BUMN PT Pembangunan Perumahan (PP) meminta perlindungan hukum ke Polda Jatim. Langkah tersebut ditempuh, setelah lahan seluas 19.250 meter persegi mereka di Jalan Kerto Menanggal Surabaya diserobot pihak lain. Kuasa hukum PT. PP Properti Tbk, Agus Supriatna, dari Kantor Firma Hukum The Best Partner mengatakan, pengajuan perlindungan hukum dilakukan karena adanya upaya memasuki disertai tindak perusakan terhadap lahan dan properti milik PT PP Properti Tbk. “Pihak PP Properti memohon perlindungan hukum kepada Polda Jatim. Kami juga minta di lakukan penyelidikan dan penyidikan atas dugaan tindak pidana tersebut, karena atas peristiwa hukum tersebut pihak PP Properti merasa dirugikan,” tuturnya, Minggu (28/7). Agus mengungkapkan, penyerobotan terjadi setelah PT. PP Properti Tbk membeli sebidang tanah seluas 19.250 meter persegi di Jalan Kerto Menanggal Kota Surabaya pada 12 Desember 2017 dari pihak PT. Kartika Ceria (KACE). Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 435/Dukuh Menanggal dengan SKPT No. 153/2017 yang terdaftar di Badan Pertanahan Nasional Kota Surabaya yaitu atas nama PT. Kartika Ceria tersebut, kemudian diverifikasi oleh pihak Dinas Perhubungan Kota Surabaya dan pihak BPN Kota Surabaya. Hasil verifikasi kedua belah pihak mendapati, bahwa tanah tersebut sesuai dengan SHGB No. 435/Dukuh Menanggal dengan tanda patok tanah yang menjadi tanda batas tanah, beserta plang pemberitahuan kepemilikan PT. KACE. Kejadian tidak menyenangkan terjadi ketika pihak PT. PP Properti Tbk berencana melakukan penguasaan lahan tersebut, karena akan dilangsungkan proyek pembangunan. Dua karyawan PT PP Properti Tbk yang akan menempatkan material bangunan tiba-tiba diancam sekelompok orang. Sekelompok orang tersebut mengancam dan menghalangi kegiatan PP Properti dan mengusir karyawannya. "Demi menghindari bentrokan fisik, dua karyawan PP Properti memilih mundur dari lokasi," ungkap Agus.
Tag :

Berita Terbaru

Menko Pangan Akui Banyaknya Masalah di BGN

Menko Pangan Akui Banyaknya Masalah di BGN

Senin, 22 Jun 2026 20:08 WIB

Senin, 22 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menko Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas buka-bukaan terkait banyaknya masalah di Badan Gizi Nasional (BGN). Ia akui banyak…

Menkes Akui Keberhasilan MBG Tekan Stunting tak Bisa Instan

Menkes Akui Keberhasilan MBG Tekan Stunting tak Bisa Instan

Senin, 22 Jun 2026 20:07 WIB

Senin, 22 Jun 2026 20:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui keberhasilan MBG dalam menekan stunting memang tidak bisa dilihat secara…

Keprihatinan Tokoh-tokoh Bangsa Dicurhatkan ke Megawati

Keprihatinan Tokoh-tokoh Bangsa Dicurhatkan ke Megawati

Senin, 22 Jun 2026 20:05 WIB

Senin, 22 Jun 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sejumlah tokoh nasional yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) bertemu dengan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketum PDIP …

Dalam Kasus Roy- dr.Tifa, Ada Tokoh Tuding Kezaliman

Dalam Kasus Roy- dr.Tifa, Ada Tokoh Tuding Kezaliman

Senin, 22 Jun 2026 20:02 WIB

Senin, 22 Jun 2026 20:02 WIB

"...ada mantan pejabat yang masih merasa menjadi pejabat dan lain-lain, kami tetap berpedoman pada KUHAP yang mengatur proses penyidikan ini," Kombes Iman…

Byar-pet Listrik di Pulau Jawa, Sempat Dipergunjingkan

Byar-pet Listrik di Pulau Jawa, Sempat Dipergunjingkan

Senin, 22 Jun 2026 19:59 WIB

Senin, 22 Jun 2026 19:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Byar-pet pemadaman bergilir di Pulau Jawa, hingga Senin (22/6) terus jadi pergunjingan di ruang publik. Diduga ada gangguan teknis…

Dirut PT PLN Dipanggil Presiden

Dirut PT PLN Dipanggil Presiden

Senin, 22 Jun 2026 19:58 WIB

Senin, 22 Jun 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dan beberapa jajaran PLN ke Istana…