TPID di Lamongan Berlomba Pamerkan Inovasi Desa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Lamongan - Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) di masing masing Kecamatan secara mandiri, menggelar Bursa Inovasi Desa (BID), yang menampilkan berbagai inovasi yang telah ditelurkannya. Bursa Inovasi Desa (BID) tahun ini seperti disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Khusnul Yaqin, adalah berbeda dengan BID tahun lalu. Dimana tahun ini TPID di Kecamatan diberi keleluasaan untuk mengadakan sendiri secara mandiri, atau bergabung dengan Kecamatan terdekat. "Saya minta Kepala Desa dan Perangkat Desa, untuk serius dalam mengamati, meniru dan memodifikasi, potensi desa dalam berinovasi,"pinta Khusnul Yaqin. Disebutkannya, program inovasi desa ini sangat luar biasa. Sementara skema pelaksanaan kali ini, tujuan utamanya agar lebih maksimal dan tepat sasaran. Desa Desa juga akan lebih leluasa untuk mencontoh dan mengambil inspirasi dari inovasi yang di pamerkan. Khusnul berharap, perwakilan Desa yang mengikuti BID, mampu memanfaatkan kesempatan itu dengan baik. Jika serius, pasti nanti akan terinspirasi dengan inovasi inovasi yang sudah ada di daerah lain. Baik secara nasional, Provinsi dan Kabupaten Lamongan sendiri. "Kami berharap seluruh desa maksimal dalam meniru inovasi yang sudah ada. Sehingga hasilnya nanti akan maksimal juga. Kami yakin, dengan Program Inovasi Desa, kesejahteraan masyarakat akan meningkat. Daya saing bisa bertambah," katanya. Sementara Ketua TPID Kecamatan Sukodadi Sutrisno mengaku banyak manfaat yang telah dihasilkan dari program pemerintah ini. Menurutnya dengan adanya program tersebut, prioritas pembangunan ekonomi dan SDM masyarakat di Desa semakin meningkat. "Contohnya di Kecamatan Sukodadi, ada tandon irigasi pertanian, kerajinan anyaman bambu, lapangan olahraga pencegah kenakalan remaja, PAUD Integrasi dan produksi opak ladu. Semua itu lahir dari Program Inovasi Desa (PID)," tutur dia menegaskan.jir
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…