Pencurian Data Ponsel Dapat Terjadi karena Rooting

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com – Pakar keamanan Internet dari Eset, Yudhi Kukuh menginformasikan bahwa aplikasi dapat mengambil data penguna smartphone tanpa izin. Pengambilan data atau pencurian ini tetap dapat dilakukan walaupun pengguna telah menolak (deny) permintaan persetujuan akses data sebelum mnenggunakan aplikasi. Aplikasi di ponsel pintar selalu meminta persetujuan untuk mengakses galeri foto, kamera, kontak, hingga lokasi pengguna. Konsumen bisa menyetujui dan bisa menolak permintaan tersebut. Yudhi menjelaskan ponsel pintar yang telah di-root bisa dengan mudah dijadikan celah oleh aplikasi untuk melakukan akses meskipun pengguna telah menolak. Root adalah modifikasi ponsel pintar untuk membuka fitur yang dikunci Android sehingga pengguna bisa mendapatkan kendali dan akses penuh berbagai akses dan fitur pada ponsel pintarnya. Namun, menurutnya jika ponsel tidak di root maka aplikasi tidak bisa seenaknya mengakses data pengguna. "Selama tidak di-root ya tidak bisa, tapi kalau sudah root kemungkinan bisa. Karena kalau root itu di bypass keamanannya. Jadi datanya ya sudah seperti file sharing folder saja," kata Yudhi dilansir dari CNNIndonesia, Rabu (31/7) Yudhi mengatakan root bisa menghilangkan keamanan ponsel karena root membuat pengguna membuka kunci sistem operasi agar bisa bebas melakukan modifikasi. "Itu developer mode, root itu di sistem namanya akar. Pengguna bisa seolah menjadi developer perangkat. Mau apa pun bisa," kata Yudhi. Keamanan dihilangkan agar pengguna bisa menyisipkan sistem modifikasi dari luar. Maka bisa saja peretas dan aplikasi tak bertanggung jawab mengakses data pengguna di dalam ponsel pintar.
Tag :

Berita Terbaru

Hardiknas 2026, Bupati Gus Fawait Kurangi Kemiskinan Lewat Pendidikan

Hardiknas 2026, Bupati Gus Fawait Kurangi Kemiskinan Lewat Pendidikan

Selasa, 05 Mei 2026 06:20 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 06:20 WIB

SURABAYAPAGI : Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Jember digelar dengan cara berbeda. Bupati Jember, Gus Fawait, memilih …

Pelepasan Jamaah Haji Jember 2026, Bupati Gus Fawait Tekankan Ibadah dan Kesehatan

Pelepasan Jamaah Haji Jember 2026, Bupati Gus Fawait Tekankan Ibadah dan Kesehatan

Selasa, 05 Mei 2026 06:15 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 06:15 WIB

SURABAYAPAGI : Pemerintah Kabupaten Jember menggelar pelepasan dan doa bersama bagi 2.956 calon jamaah haji tahun 2026 di Balai Serba Guna Kaliwates, Senin …

Pasar Tradisional Naik Kelas, Wakil DPRD Surabaya Minta PD Pasar Lakukan Rebranding Total

Pasar Tradisional Naik Kelas, Wakil DPRD Surabaya Minta PD Pasar Lakukan Rebranding Total

Selasa, 05 Mei 2026 06:00 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 06:00 WIB

Surabaya Pagi – Upaya memaksimakan pergergerakan ekonomi kota Surabaya, Pemerintah Kota Surabaya berkomintmen  membenahi pasar tradisional dengan program re…

Polres Jember Periksa Penyelewengan BBM Subsidi

Polres Jember Periksa Penyelewengan BBM Subsidi

Selasa, 05 Mei 2026 05:55 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI :  Kepolisian Resor (Polres) Jember melakukan pemeriksaan sejumlah saksi terkait kasus dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi …

Polda jatim musnahkan 22kilo kokain temuan Sumenep

Polda jatim musnahkan 22kilo kokain temuan Sumenep

Selasa, 05 Mei 2026 05:50 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI : Kepolisian Daerah Jawa Timur memusnahkan narkotika jenis kokain seberat 22,22 kilogram yang ditemukan di wilayah pesisir Kabupaten Sumenep, …

Partai Ummat : Kegelisahan Amien Rais

Partai Ummat : Kegelisahan Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 22:50 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:50 WIB

SURABAYAPAGI : Amien Rais menyoroti kedekatan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan Presiden Prabowo Subianto. Amien menilai kedekatan tersebut…