Kurangi Produksi untuk Stabilkan Harga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com – Negara pengekspor minyak akan mengurangi kapasitas produksi mereka untuk mengatasi penurunan harga minyak yang masih berlanjut. Disinyalir harga minyak global masih terus terteka oleh pertikaian yang terjadi di teluk Persia dan ketegangan goblal dalam perang dagang. OPEC berencana memangkas pasokan demi menyeimbangkan minyak mentah di harga pasar global. Arab Saudi dikabarkan telah menghubungi negara sekutu yang juga produsen minyak untuk mendiskusikan harga minyak yang sudah rendah. Meski akan memangkas produksi, sentimen tersebut belum mampu mengangkat harga minyak di pasar global. Dilansir dari CNBC harga minyak mentah terpangkas lebih dari 20% sejak bulan April. Dalam sepekan terakhir harga minyak jenis light sweet terpangkas 5,7%, serta jenis brent yang juga menjadi acuan harga minyak di dalam negeri anjlok lebih dalam hingga 7,4%. Pernyataan Presiden AS, Donald Trump yang mengatakan akan mengenakan tarif 10% pada barang-barang China mulai bulan September. Selain itu, Penurunan mata uang yuan Tiongkok juga memicu kekhawatiran perang dagang akan beralih menjadi perang mata uang. Pada pukul 13:05 WIB, Jumat (9/8/2019) harga minyak mentah jenis Brent kontrak pengiriman Oktober melemah 0,14% menjadi 57,3/barel. Sementara harga minyak mentah jenis light sweet (West Texas Intermediate/WTI) pada waktu yang sama terpangkas 0,06% ke posisi US$ 52,49/barel. Penurunan harga minyak di pasar global, khususnya jenis brent akan menjadi sentimen positif bagi rupiah, sebab Indonesia adalah negaranet importir minyak. Ketika harga minyak turun, maka biaya importasi menjadi semakin murah. Akibatnya, defisit pada neraca dagang dan transaksi berjalan (current account) akan berkurang dan rupiah berpotensi terhindar dari pelemahan.
Tag :

Berita Terbaru

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Surabaya – Perum BULOG kembali menorehkan capaian bersejarah dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Untuk pertama kalinya se…

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan, kasus perjokian di UTBK-SNBT 2026 bukanlah masalah sederhana. Kasus ini secara…