Industri China Alami Kenaikan 2,6%

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Industri besar China raup keuntungan berlipat. Pasalnya, keuntungan yang didaptkan naik sebesar 2,6% pada bulan lalu. Pencapaian ini merupakan akbat dari meningkatnya permintaan dan biaya produksi yang lebih rendah. Biro Statistik Nasional mengumumkan pada hari Selasa bahwa keuntungan dari perusahaan industri ditentukan meningkat 2,6 persen tahun-ke-tahun menjadi 512,67 miliar yuan ($ 71,54 miliar) pada Juli, dibandingkan dengan penurunan 3,1 persen pada Juni. Mereka termasuk perusahaan industri dengan pendapatan bisnis primer tahunan 20 juta yuan atau lebih. Zhu Hong, seorang ahli statistik senior BSN, mengatakan petrokimia, mesin listrik dan industri otomotif adalah pemain utama yang mengubah angka pertumbuhan laba dari negatif menjadi positif. Gabungan industri-industri tersebut mengalami kenaikan 5,3 poin persentase dalam pertumbuhan laba tahun-ke-tahun pada bulan Juli untuk perusahaan-perusahaan besar mereka, dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Zhu mengatakan bahwa mengingat pendapatan dari pelepasan aset dan penurunan harga minyak mentah, penurunan laba untuk pemrosesan minyak bumi menyempit secara signifikan bulan lalu - sebesar 49,3 poin persentase dari Juni. Pertumbuhan laba dalam mesin listrik dipercepat oleh 26,6 poin persentase, sebagian karena kenaikan penjualan. Peningkatan besar dalam pendapatan investasi membantu industri kimia membukukan pertumbuhan laba 3,2 persen pada Juli, naik dari penurunan 14,7 persen pada Juni. Pabrikan otomotif melihat penurunan laba menyempit sebesar 7 poin persentase, kata Zhu. Steven Zhang, kepala ekonom di Morgan Stanley Huaxin Securities Co, mengaitkan kenaikan dalam keuntungan dari perusahaan industri besar dengan beberapa faktor, termasuk peningkatan sisi permintaan dan percepatan produksi oleh eksportir China untuk menghindari kenaikan tarif AS yang direncanakan. "Keringanan pajak saat ini akan mempromosikan keseluruhan profitabilitas yang lebih baik untuk perusahaan industri di atas ukuran yang ditentukan. Kecepatan penurunan produksi industri mungkin lambat, tetapi permintaan yang tidak mencukupi dapat membatasi potensi rebound keuntungan," kata Zhang dalam sebuah laporan yang dikeluarkan pada hari Selasa. Dia memperkirakan bahwa China dapat meningkatkan kebijakan fiskal proaktif untuk melakukan lindung nilai terhadap risiko penurunan karena kurangnya landasan untuk kenaikan tajam dalam keuntungan industri.
Tag :

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…