Perguruan Pencak Silat di Parengan Gelar Ikrar Damai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Tuban- Demi menjaga kondusifitas dan rasa aman, perguruan Pencak silat dan Ormas bersama Forkopimka Kecamatan Parengan Kabupaten menggelar deklarasi serta ikrar damai. Deklarasi yang di langsungkan di pendopo Kecamatan Parengan tersebut turut dihadiri antara lain perwakilan dari PSHT, PN, PSHW, Laduni, Margoluyu, PSH, IKSPI, Pencak Dor, Puspa Nurani, Banser dan Forkopimka Parengan. Sebelumnya, (Minggu, 25/08) sempat terjadi ketegangan didepan balaidesa Parangbatu, Kecamatan Parengan yang dipicu adanya penyerangan oleh kelompok Rembol (Kere Gerombolan) yang berasal dari Kabupaten Bojonegoro di lokasi acara perguruan PSHT Ranting Parengan. Dalam insiden tersbut, salah satu anggota PSHT Parengan diketahui menjadi Korban sehingga mengalami luka- luka dan dilarikan ke salah satu Rumah Sakit di Bojonegoro untuk dilakukan perawatan. Sehingga, Ikrar dan Deklarasi Damai itu dilakukan sebagai simbol kerukunan dan kesepakatan antar perguruan pencak silat dan ormas yang ada di Kecamatan Parengan untuk bersama- sama mewujudkan ketentraman serta kondusifitas kawasan. Plt Camat Parengan, Joko Suprianto mengatakan jika pihaknya akan selalu mengajak semua perguruan pencak silat untuk terus menjaga kedamajan dan kesejukan, sehingga ada lagi konflik yang muncul. "Mari kita jadikan Parengan damai lagi, karena dari dulu Parengan memang sudah aman dan sejuk" tuturnya. Sementara itu, Imam Setiono selaku ketua Ranting PSHT Parengan yang sekaligus Anggota DPRD Tuban terlantik, disamping menyerahkan penanganan tersebut ke pihak keamanan agar para pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku, ia juga mengungkapkan jika pihaknya akan terus mengawal kasus penyerangan terhadap anggotanya tersebut sampai tuntas. "Kami menyayangkan adanya insiden tersebut. Apalagi yang menjadi korban adalah anggota kami. Sehingga kami disamping menyerahkan kasus itu ke pihak keamanan, kami juga akan melakukan pengawalan hingga tuntas" pungkasnya.
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…