Stop Ekspor Nikel, Harga Nikel Dunia Trus Menanjak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com – harga produk tambang nikel dipasar kontrak berjangka dunia terus mengalami peningkatan. Harga nikel terus merangkak hingga menyentuh harga tertinggi dalam 5 tahun terakhir, harga nikel dunia tercatat naik 4,79% ke level US$ 18.757,5/ton pada senin (02/9) Sementara itu, pada perdagangan terakhir, Jumat (30/8/2019), di pasar spot London Metal Exchange (LME), harga komoditas mineral yang satu ini ditutup naik 8,79% ke level US$ 18.004/metrik ton dilansir dari CNBC. Sepanjang tahun berjalan atauyear to date, sudah melesat hingga 69,78%. Harga nikel dunia terus melaju disokong olek ekspektasi naiknya permintaan untuk memenuhi kebutuhan baterai kendaraan listrik. Selain itu, potensi adanya krisis pasokan dalam jangka panjang atas komoditas ini menyusul percepatan larangan ekspor bijih nikel oleh pemerintah Indonesia yang notebene merupakan eksportir nikel terbesar di dunia. Berdasarkan International Nickel Study Group (INSG), pada tahun 2017 Indonesia menduduki posisi kedua sebagai produsen nikel terbesar dengan kapasitas produksi mencapai 205.000 ton. Laporan yang sama juga menuliskan bahwa Ibu Pertiwi berkontribusi hampir 100% atas pertumbuhan ekspor nikel, dan sejak 2015 telah menjadi eksportir tunggal terbesar. Ekspor nikel Indonesia menyumbang 39�n 63�ri total ekspor nikel di tahun 2016 dan 2017. Dengan demikian, wajar saja jika harga nikel dunia melesat karena Indonesia sebagai eksportir nikel terbesar terancam akan mengurangi pasokan mulai tahun depan. Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam Mineral (ESDM) pada Senin ini secara resmi memutuskan pemberlakuan larangan ekspor komoditas bijih nikel per 1 Januari 2020. “Kami sudah tanda tangan Permen ESDM mengenai yang intinya penghentian untuk insentif ekspor bijih nikel bagi pembangunan smelter per tanggal 1 Januari 2020," ujar Bambang Gatot, Direktur Jenderal dan Mineral Batu Bara Kementerian ESDM, pada Senin (2/9/2019). "Alasannya adalah karena untuk menjaga cadangan dan juga mempertimbangkan banyaknyasmelter nikel yang mulai beroperasi di Indonesia. Atas dasar tersebut segala sesuatu yang berhubungan dengan nikel ekspor raw material akan berakhir pada 31 Desember 2019," tambah Gatot. Pemerintah beranggapan bawah larangan ekspor tersebut dimaksudkan agar Indonesia dapat menikmati nilai tambah dari pengolahan bijih nikel menjadi feronikel, di mana nilai tambahnya bisa mencapai enam kali lipat. Harga nikel dunia di pasar spot terkahir ditutup di level US$ 18.004/ton, berarti dengan asumsi demikian, enam kali lipat harga feronikel setara dengan US$ 108.024/metrik ton atau Rp 1,53 miliar/metrik ton (asumsi kurs Rp 14.200/US$).
Tag :

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…