Tiga Kasubag dan Mantan Bendahara KPU Lamongan Diperiksa Kejaksaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Lamongan - Kejaksaan Negeri Lamongan terus mendalami kasus dugaan korupsi di sekretariat KPU setempat, dengan kembali memeriksa tiga orang sebagai Kasubag dan seorang mantan bendahara KPU pada 2015 lalu, pada Rabu (4/9) di ruang Pidana Khusus (Pidsus). Ke empat orang yang diperiksa kata Yugo Susandi Kasipidsus Kejaksaan diantaranya, Aw, Kh, Jk ketiganya menjabat Kasubag, dan Er (Mantan Bendahara pada 2015 red). "Saat ini masih kita periksa," kata Yoga panggilan akrab Kasipidsus Kejaksaan Negeri Lamongan. Disebutkan oleh Yoga, ke empat yang diperiksa kali ini masih berstatus sebagai saksi. "Hari ini (Rabu red), kita panggil empat orang, hadir semuanya. Sampai sekarang masih sebagai saksi," terangnya. Pemeriksaan ini sendiri masih seputar penyalahgunaan dana hibah pada saat Pilkada 2015, untuk menambah data dan informasi dugaan korupsi di KPU Lamongan. "Kami akan panggil semuanya terkaing aliran dana tersebut. Mulai dari Komisioner, PPK, dan semuanya. Tapi waktunya kan tidak bisa bersamaan," akunya. Sementara itu, dari temuan BPK ada uang senilai Rp 1,1 M tapi sudah ada pengembalian dari bendahara. Meski demikian ia masih enggan untuk menyebutkan nominal berapa yang sudah dikembalikan. "Untuk nominal belum kita bisa sampaikan, kemungkinan masih ada tambahan. Pengembalian hanya meringankan, bukan menghilangkan perkara," tegasnya. Sebelumnya Mahrus Ali ketua KPU Lamongan membenarkan kalau Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan telah melakukan penanganan dugaan penyelewengan dana hibah untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2015 di Lamongan tersebut."Iya untuk detailnya bisa langsung tanyakan pada Kejaksaan,"pintanya. Mahrus, panggilan Mahrus Ali, juga menjelaskan dirinya yang sebagai Ketua KPU Lamongan periode sekarang, tidak tahu menahu soal itu, meski demikian kalau dirasa dibutuhkan dalam pemeriksaan ia siap datang. "Jika diperlukan tentu kami siap untuk dipanggil dan diperiksa pihak Kejaksaan,"katanya. Terpisah, Sekertaris KPU Lamongan, Yosep Dwi Prihatono, pada sejumlah awak media menjelaskan dana hibah untuk (Pilkada) Tahun 2015 tersebut berkisar Rp 34,3 milyar. “Ya (dana hibah) sekitar Rp 34,3 miliar,”terangnya melalui pesan whatshapp saat itu.jir
Tag :

Berita Terbaru

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…

Pangkalan AS di Bahrain, Diserang Iran

Pangkalan AS di Bahrain, Diserang Iran

Kamis, 11 Jun 2026 18:51 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Iran dilaporkan telah melancarkan serangan ke pangkalan AS di Bahrain. Dilansir kantor berita AFP, Kamis (11/6/2026), media Iran…

Terkuat Persekongkolan Jenderal Polisi (Purn) Sony Sonjaya, dengan Pihak Swasta

Terkuat Persekongkolan Jenderal Polisi (Purn) Sony Sonjaya, dengan Pihak Swasta

Kamis, 11 Jun 2026 18:46 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejagung menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi penyimpangan program Makan Bergizi Gratis atau MBG di Badan Gizi Nasional…

Menteri UMKM Minta Tambahan Anggaran Rp 1,5 Triliun

Menteri UMKM Minta Tambahan Anggaran Rp 1,5 Triliun

Kamis, 11 Jun 2026 18:44 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengusulkan tambahan anggaran Rp 1,5 triliun untuk tahun anggaran…

Pejabat di Istana Dituding Minta Dapur MBG

Pejabat di Istana Dituding Minta Dapur MBG

Kamis, 11 Jun 2026 18:40 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini mantan Wakil BGN Irjen (Purn) Sony Sanjaya, mulai menggulirkan keterlibatan sejumlah petinggi di pemerintahan yang minta…

Dalam Kasus Blueray, Raffi Ahmad: Saya Basa-basi

Dalam Kasus Blueray, Raffi Ahmad: Saya Basa-basi

Kamis, 11 Jun 2026 18:36 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya -  Presenter Raffi Ahmad beberkan soal keterkaitan namanya dalam kasus penyelundupan barang elektronik ilegal yang menjerat …