Youtube Menghapus 30 Ribu Konten Kekerasan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - YouTube pada Agustus telah menghapus lebih dari 30 ribu video yang berisi ujaran kebencian. Selain itu YouTube juga berencana untuk memperbarui kebijakan pelecehan Platform berbagi video tersebut berencana melakukan perubahan mendasar dalam kebijakan tersebut. "Kami telah menghapus konten berbahaya sejak YouTube dimulai, tetapi investasi kami dalam pekerjaan ini telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir," kata YouTube. Dalam 18 bulan terakhir, YouTube telah mengurangi jumlah view dalam video sebelum pada akhirnya dihapus. Jumlah view dalam video ujaran kebencian disebut dikurangi hingga 80 persen. YouTube bahkan berencana untuk menambah persentase pengurangan jumlah view sebelum menghapus video. "Kami berusaha keras untuk memastikan konten yang melanggar aturan kami tidak banyak dilihat, atau bahkan tidak dilihat sama sekali, sebelum dihapus," kata YouTube dalam sebuah unggahan di situs resminya. Pembaruan terbaru YouTube disebut akan segera berlaku. Aturan ini fokus pada penghapusan konten, meningkatkan suara otoritatif, memberi penghargaan kepada pembuat konten yang tepercaya dan mengurangi penyebaran materi yang bertentangan dengan kebijakan. Pembaruan saat ini menghapus video yang menampilkan pandangan supremasi terhadap ras tertentu. Termasuk video yang menyangkal keberadaan "peristiwa kekerasan yang seperti Holocaust atau penembakan di Sandy Hook Elementary.” Dilansir dari CNBC, perusahaan yang dimiliki Alphabet tidak mengungkapkan berapa banyak jumlah video dari video berisi ujaran kebencian. YouTube mengatakan jumlah view mewakili tiga persen dari total view dalam periode yang sama.
Tag :

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…