Belum Ada Yang Mendaftar, PDIP Sebut Para Calon Cari Hari Yang Tepat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Lamongan - Hari pertama pasca dibuka secara resmi penjaringan calon bupati dan wakil bupati oleh DPC PDIP Lamongan, belum ada satupun yang mendaftar, untuk maju sebagai calon bupati dan wakil bupati yang diberangkatkan oleh PDIP. Meski demikian, PDIP Lamongan di kantornya selalu ada petugas yang sewaktu-waktu menerima para tokoh Lamongan yang akan mengikuti running Pilkada yang digelar pada 2020 mendatang setiap hari hingga 15 September mendatang. "Hari pertama ini masih belum ada, infonya sih masih mencari hari yang tepat dan baik," kata Sa’im Ketua DPC PDIP saat dihubungi Surabaya Pagi, melalui telepon genggamnya, Kamis (5/9/2019). Disebutkan oleh Sa’im, meski di hari pertama ini belum ada yang mendaftar, pihaknya cukup optimis dalam waktu beberapa hari kedepan ada tokoh yang bakal mendaftar dan menginginkan tiket dari PDIP. "Kalau hari pertama biasanya masih kosong sudah biasa, kalau sudah ada nanti saya kabarkan ke teman-teman wartawan," katanya. Meski belum ada yang mendaftar, Sa’im mengaku setidaknya sudah ada Liaison Officer (LO) yang melakukan komunikasi dengan pihaknya. "Ini sudah ada 5 LO yang sudah komunikasi terkait dengan kelengkapan dan persyaratan administrasi," ujarnya. Terpisah, Sholahuddin salah satu tokoh yang disebut PDIP cukup berpeluang menjadi bupati ini dihubungi terpisah mengaku pihaknya belum mendaftarkan diri ke PDIP, karena harus mempersiapkan persyaratan yang harus dilengkapi. "Belum tapi secepatnya kita akan daftar," kata pria yang kini menjadi Asisten Pribadi Wakil Presiden Terpilih KH. Ma’ruf Amin ini. Sebelumnya, Ida Bagus Nugroho Wakil Ketua bidang Polhukam DPD PDIP Jatim dalam kesempatan itu menyebutkan, kalau penjaringan pendaftaran yang akan dimulai pada 5-15 September 2019 ini adalah bagian dari tahapan PDIP sesuai dengan AD/ART partai dalam Kongres V di Bali belum lama ini. Setelah partai membuka pendaftaran kata Ida panggilan akrab Ida Bagus Nugroho, DPC PDIP selanjutnya berkuwajiban menyerahkan nama-nama yang sudah dijaring itu ke DPD PDIP Jawa Timur pada 23 September mendatang, dan sekurang-kurangnya paling lambat 26 September mendatang. Setelah pihak DPC PDIP menyetorkan nama-nama calon bupati dan wakil bupati selanjutnya, nama-nama tersebut, pihak DPD PDIP Jawa Timur akan melakukan verifikasi, dan melakukan fit and proper test kepada para calon. "Tahapannya seperti itu, kalau DPC sudah menyetorkan nama-nama tersebut, selanjutkan akan dilakukan verifikasi dan fit and proper test," jelasnya. Kalau tahapan itu kata Ida sudah dilakukan, maka nama-nama tersebut selanjutnya akan diserahkan ke DPP PDIP di Pusat untuk mendapatkan rekomendasi. "Kalau sudah ada rekomendasi, siapapun yang di rekom partai, maka kader dibawah harus solid Bergerak untuk Lamongan, bersama-sama menghadapi Pilkada," pinta Adi kepada para pengurus PAC se Kabupaten Lamongan. Diakhir sambutanya, Ida menegaskan kalau partainya dalam melakukan penjaringan tidak ada mahar maharan. "Bahwa, di PDIP tidak ada mahar, daftar tidak ada biaya, PDIP partai terbuka dan kader harus solid, "pungkasnya.jir
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…