Operasi Patuh Semeru 2019 di Jawa Timur Tercatat Naik Menjadi 200 Ribu Pela

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Operasi patuh Semeru 2019 selama 12 hari pelaksanaan, ternyata jumlah pelanggaran di Jatim naik 16,50%, dari 172.305 pelanggar di 2018 menjadi 200.732 pelanggar. Jumlah pelanggar ini merupakan akumulasi dari seluruh jajaran di Polda Jatim. Dirlantas Polda Jatim Kombes Budi Indra Dermawan mengatakan dari 200.732 pelanggar, pihaknya langsung menilang 178.103 pelanggar. Sisanya, sebanyak 22.629 pelanggar mendapat teguran. "Penindakan kita mengalami kenaikan dalam melakukan penindakan di lapangan baik itu helm SNI, melawan arus, menggunakan alkohol, di bawah umur, batas kecepatan, safety belt," kata Budi, Kamis (12/9/2019). Budi mengatakan pihaknya juga melakukan penindakan di jam-jam tertentu. Hal ini karena, jam-jam tersebut banyak ditemui pelanggaran, misalnya anak di bawah umur yang menggunakan sepeda motor. "Memang salah satu target kita adalah melakukan penindakan pada jam-jam tertentu yang kita lihat bahwa pada jam tertentu justru anak-anak di bawah umur mengendarai kendaraannya. Kita lihat kan cukup meningkat dari 37.512 di tahun 2018, kita melakukan penindakan 56.192 pelanggar," papar Budi. Di kesempatan yang sama, Budi menyebut operasi ini digelar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara. Selain itu, jika masyarakat semakin sadar dan tertib lalu lintas, angka kecelakaan pasti akan menurun. "Setelah pelaksanaan operasi, tingkat kesadaran berkendara dan tingkat kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin tinggi untuk keselamatan. Nanti ke depan kita akan melaksanakan kegiatan lagi pada kegiatan masyarakat lainnya seperti Natal dan tahun baru," pungkasnya.nt
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…