Hoax! AS Tidak Hapus Perusahaan China dari Bursa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana mengusir perusahaanChina dari daftar perusahaan-perusahaan yang terpampang dibursa saham AS. Hal ini dimaksudkan untuk membatasi investasi AS di perusahaan-perusahaan China. Namun, laporan tersebut dnegan cepat telah dibantah oleh Penasihat Perdagangan Gedung Putih Peter Navarro menyebut laporan tentang Pemerintahan Donald Trump mempertimbangkan penghapusan perusahaan-perusahaan China dari bursa saham Amerika Serikat (AS) sebagai "berita palsu." Tiga sumber Bloomberg News pada Jumat (27/9) pekan lalu mengungkapkan, Pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan penghapusan perusahaan China tersebut, yang akan menjadi eskalasi radikal dari perang dagang AS-China. Bloomberg News pertama kali melaporkan pada minggu lalu bahwa Pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan batasan untuk portofolio investor AS, termasuk menghapuskan perusahaan-perusahaan China dari daftar bursa negeri uak Sam. "Itu benar-benar jurnalisme yang tidak bertanggungjawab dan masalah yang kami miliki di sini. Kisah-kisah buruk ini mendorong keluar yang tidak baik," kata Navarro. "Dan, apa yang terjadi adalah segera setelah Bloomberg meletakkannya di sana, ada tekanan dari orang lain untuk meletakkannya di sana," ujar dia. Sebelumnya, China memperingatkan potensi ketidakstabilan di pasar internasional dari "pemisahan" hubungan China dan AS. Pernyataan China ini keluar setelah ada pemberitaan yang menyebutkan, Pemerintahan Donald Trump mempertimbangkan pencoretan perusahaan China dari bursa saham AS.
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…