Suasana Memanas, Panitia Pilkades Banjardowo Jombang Mundur Serentak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Suasana panas mengiringi pembacaan keputusan Panitia Pilkades Banjardowo, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Usai membacakan penetapan calon Kepala Desa yang akan maju dalam tahapan, tiba-tiba panitia mengundurkan diri secara serentak. Ketua Panitia Pilkades Banjardowo, Damun, mulai membacakan keputusan rapat pleno panitia Pilkades Banjardowo pada pukul 14.00 WIB. Tiga bacalon yang telah mendaftar ditetapkan panitia yakni Nalutomo, Suradji dan Muhammad Irwanto sebagai calon kades pada Pilkades Banjardowo 2019. Di akhir laporannya usai membacakan keputusan panitia, Damun secara tiba-tiba mengumumkan, bahwa dirinya beserta 29 anggota Panitia Pilkades Banjardowo mengundurkan diri dari proses Pilkades 2019. **foto** “Kami menyatakan mundur, selanjutnya proses ini kami kembalikan kepada Kabupaten untuk meneruskan kelanjutan proses Pilkades. Karena kami mundur, maka seluruh anggota panitia yang hadir juga akan meninggalkan tempat saat ini juga,” ucapnya. Damun menjelaskan, bahwa alasan pengunduran dirinya dan seluruh panitia ini dipicu ketidak sepahaman antara panitia dan desk Pilkades Kabupaten. “Ada beberapa pandangan berbeda terkait calon yang mendaftar, yakni Nalutomo terkait dengan hukuman dan statusnya yang pernah menjadi napi. Menurut kami ini boleh, tapi menurut Kabupaten tidak sah,” jelasnya, kepada jurnalis, Selasa (1/10/2019). Damun memaparkan, jika Nalutomo salah satu bacalon yang berstatus eks napi korupsi dan napi narkoba. Ia pernah divonis pengadilan dan dihukum masing-masing 1 tahun 2 bulan serta denda untuk kasus korupsi, dan 4 tahun dan denda untuk kasus narkoba. "Dengan vonis tidak sampai 5 tahun, akhirnya panitia meloloskan Nalutomo. Tapi menurut Kabupaten ini dianggap tidak sah. Padahal kami sudah konsultasi ke beberapa pihak, mulai pengadilan dan kejaksaan juga. Kabupaten menyebut berdasar ancamannya,” paparnya. Karena itu Damun mengundurkan diri lantaran merasa upayanya tak dihargai. “Kami juga sudah sampaikan sebelumnya kok, dan mereka (desk Kabupaten) menerima, jadi kami tetap mundur,” pungkasnya. Usai pengunduran diri mendadak ini, membuat sejumlah pendukung calon yang sudah menunggu di sekitaran Balai Desa bergejolak. Beberapa pendukung terpantau mengucapkan berbagai umpatan hingga sempat nyaris terjadi bentrok. Dari pantauan dilokasi, hingga pukul 16.00 WIB belum ada keputusan resmi dari desk Kabupaten. Namun sejumlah aparat kepolisian dan TNI terlihat berjaga di lokasi guna menjaga kemungkinan bentrokan. Kapolres, Wakapolres Jombang juga nampak ikut bersiaga di lokasi.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, telah melakukan pemeriksaan X-ray terhadap paket tersebut dan ternyata benar paket t…

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menkeu Purbaya mengaku tidak suka jika ada yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia mentok di kisaran 5%. Menurutnya, pernyataan …

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) turut memastikan kelancaran pelaksanaan Tes Kompetensi A…

Polisi selidiki laporan hilangnya pakaian tampil Madonna di Coachella

Polisi selidiki laporan hilangnya pakaian tampil Madonna di Coachella

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

SURABAYAPAGI.com – Departemen Kepolisian Indio di California, AS, menyelidiki laporan hilangnya dua tas berisi set pakaian dan perhiasan dari arsip lama milik M…

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Pernyataan JK mengenai potensi situasi "chaos" pada periode Juli-Agustus 2026, hingga Rabu (22/4) masih menjadi perhatian pakar . K…

Pentingnya Karakter dan Mental Health bagi Generasi Muda

Pentingnya Karakter dan Mental Health bagi Generasi Muda

Rabu, 22 Apr 2026 21:48 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 21:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – "No results can define me, no failure can erase me, and no expectations can define who I am." Prinsip hidup mendalam ini menjadi p…