Debt Collector Dapat Dipidanakan Jika Salahi SOP

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya– Kapolres Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto dan ketua umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno saat acara sosialisasi tentang Fidusia dan penerapanya yang digelar di Wyndham Hotel Jalan Raya Embong Malang Surabaya, Selasa (8/10/2019) mengatakan, seorang debt collector bisa dipidanakan dalam bertugas apabila menyalahi standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan perusahaan. Suwandi menyatakan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri sudah mengatur bahwa dalam sebuah eksekusi kendaraan yang menunggak pembayarannya maka perusahaan finance boleh melibatkab pihak ketiga. Namun harus ada syarat yang harus dilengkapi oleh pihak yang diajak kerjasama tersebut diantaranya harus berbadan hukum yakni PT. “Dengan tujuan apabila ada tindakan yang salah maka bisa dilakukan putus kontrak. Karyawan dari pihak ketiga tersebut juga harus sudah disertifikasi,” ujarnya. Menurut prosedur, sebelum Debt Collector tersebut turun ke lapangan maka harus melengkapi surat-suratnya di antaranya membawa surat somasi, surat kuasa dan surat sertifikasi yang menandakan dia lulus. “Semua kelengkapan harus dibawa, kalau mengeksekusi bisa dimana saja namun apabila ketika berbenturan dan dia membawa teman-temannya dua atau tiga orang maka itu adalah salah dan bisa dipidanakan dan itu dinamakan perampasan,” tambahnya. Sementara Kapolres Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto menambahkan, undang-undang sudah lama, sejak 20 tahun lalu. Namun penerapannya tidak sesuai dengan aturan yang ada entah itu pengetahuan dari masyarakat yang mungkin juga dari aparatnya. “Mungkin juga penyidik yang masih gamang melihat apakah ini pidana atau perdata, tapi dengan adanya kegiatan ini maka semua sudah tidak gamang lagi dan sudah yakin bahwa ketika kendaraan bermotor yang menjadi objek fidusia sudah dilengkapi dengan sertifikat jaminan fidusia maka penyelesaiannya adalah dengan cara pidana,” pungkasnya.
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…