Menlu China: Ada Kekuatan Asing Yang Mendorong Kekerasan DI Hong Kong

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Aksi protes besar-besaran yang diwarnai dengan kekerasan di Hong Kong membuat gerah Pemerintah China. Sampai-sampai, Menteri Luar Negeri China mengecam tindakan kekerasan dibalik aksi protes Hong Kong. Wang Yi juga menyebutkan bahwa aksi ini berjalan karena ada pasukan asing yang menysup pada saat demo berlangsung. "Apa yang terjadi di Hong Kong hari ini adalah protes yang sama sekali tidak damai," kata Wang Yi. "Itu murni kekerasan dan sederhana. Ini aksi yang tak dapat diterima di negara mana pun," tambahnya, menuduh pedemo menyerang polisi dan pejalan kaki serta membuat lumpuh transportasi. Hong Kong telah diliputi protes yang semakin keras selama lebih dari lima bulan terakhir. Para demonstran menuntut demokrasi yang lebih luas dan lepas dari China. “Ada kekuatan asing yang mendorong kekerasan semacam ini di jalanan dengan tujuan mengacaukan Hong Kong, menabur kekacauan ... untuk memusnahkan kemajuan bersejarah yang dibuat sejak kebijakan satu sistem dua negara diterapkan,” kata Wang. Tindakan seperti itu tidak akan pernah berhasil, katanya. Dia optimistis pemerintah Hong Kong akan dapat membangun kembali tatanan sosial dan menghormati aturan hukum. Dengan “dukungan dari Beijing, Hong Kong akan terus menerapkan formula satu-negara-dua-sistem,” ujar Wang menekankan. Wang juga membidik media asing dengan mengatakan bahwa beberapa dari mereka “menyebut kekerasan ini demokratis dan damai, namun hal itu sama sekali mengabaikan kenyataan.” Wang mengatakan media asing tersebut tidak ragu menggambarkan tindakan polisi sebagai kekerasan. Sebelumnya, Pada Minggu (20/10), puluhan ribu warga Hong Kong bergabung dalam unjuk rasa sore ilegal namun damai. Akan tetapi, berubah cepat menjadi kerusuhan. Kerusuhan terjadi ketika sejumlah kelompok kecil dari pedemo melempar bom molotov dan batu ke sebuah pos polisi, pintu masuk pusat bisnis asal China daratan, dan sejumlah gerbang stasiun kereta bawah tanah. Polisi kemudian membalas dengan semprotan water cannon, gas air mata, dan tembakan peluru karet ke bentrokan yang berlangsung hingga malam.
Tag :

Berita Terbaru

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Terdakwa kasus dugaan gratifikasi dan korupsi Kabupaten Ponorogo, Sugiri Sancoko, meluapkan kekesalannya dalam persidangan di P…

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak  ‎

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak ‎

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Antusiasme warga mengikuti khitan massal gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun membludak. Dari target awal 290 peserta, ju…

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Blitar menggelar lomba cerdas cermat yang diikuti oleh…

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebagai salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dalam meringankan beban ekonomi warga, khususnya saat harus…

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ekonomi Jawa Timur menunjukkan kinerja yang semakin kuat pada awal 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat perekonomian Jawa Timur pada…

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Musim kemarau yang identik dengan cuaca panas dan minim hujan seolah kehilangan polanya di Surabaya. Hujan deras yang mengguyur Kota…