Penataan Kain Seragam Gratis Usai, Tiap Sekolah di Jombang Harus Ambil Send

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Masing-masing sekolah di Jombang, Jawa Timur, harus mengambil sendiri kain seragam gratis untuk siswa baru SD/MI dan SMP/MTs, termasuk seragam olah raga. Namun, hingga saat ini kain seragam gratis masih sebatas penataan. Seperti pantauan di gedung tenis indoor pada Selasa, (29/10/2019). Sejumlah pekerja masih terlihat tampak sibuk menata seragam olah raga untuk pelajar SMP dan MTs. Mandor pekerja, Hariyadi mengatakan, untuk saat ini seragam olahraga ditata sesuai dengan lembaga masing-masing. ”Kami menata mulai Senin, (28/10),” katanya, Selasa (29/10/2019). Hariyadi menjelaskan, saat ini seragam olah raga untuk pelajar SMP dan MTs dilakukan secara bertahap. Sesuai dengan jadwal pembagian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). “Jadwalnya dari dinas mas. Kita gak tahu kapan diambil dari sekolah. Yang jelas, pihak sekolah masing-masing mengambil,” jelasnya. Menurut Hariyadi, penataan kain seragam tidak ditata semuanya, karena tempat kurang memadai. ”Jadi ditata bergantian, kalau semua tempatnya yang kurang,” ujarnya. Saat ditanya apakah masih ada kekurangan, Hariyadi masih belum bisa memastikan. Karena memang proses penataan masih belum selesai. ”Tapi untuk kain seragam MI yang sudah dibagikan kemarin tidak ada kekurangan,” bebernya. Hariyadi tidak bisa memastikan kapan akan dilakukan pembagian kain seragam tersebut usai penataan nantinya. ”Kalau itu kewenangan dari dinas, saya tidak tahu,” cetusnya. Terpisah, Kepala Disdikbud Jombang, Agus Purnomo mengakui, untuk pembagian pihaknya masih belum tahu kapan pastinya akan dilakukan. Karena masih menunggu hasil uji lab sampel kain dari Balai Besar Tekstil (BBT) Bandung keluar. "Apabila uji lab sampel kain sudah turun dan hasilnya sesuai dengan yang diinginkan, maka kain seragam langsung bisa dibagikan," pungkasnya.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…