Perang Dagang Membuat Perusahaan Jerman Pesimis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM -Sebuah survei terhadap lebih dari 500 perusahaan yang beroperasi di China menunjukkan hanya seperempatnya yang memperkirakan akan memenuhi atau melampaui target bisnis mereka tahun ini, demikian menurut Kamar Dagang Jerman di China. Lebih dari 80 di antaranya mengalami dampak langsung atau tidak langsung dari ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung antara China dan AS, di atas masalah yang sudah berlangsung lama seperti meningkatnya biaya tenaga kerja dan hambatan ke akses pasar. Melihat hasil survei tersebut, perusahaan Jerman semakin menunjukkan kepesimisannya terhadap pelemahan ekonomi China, yang telah melambat ke laju terlemah dalam hampir tiga dekade di tengah permintaan domestik yang lemah dan tindakan keras terhadap utang berisiko. Selain itu, perusahaan-perusahaan Jerman merasa kenaikan biaya tak terelakkan lagi karena AS mengerek tarif impor barang-barang dari China. Bahkan, sebagian lain, mempertimbangkan merelokasi bisnis mereka ke negara-negara dengan biaya operasional yang lebih rendah, seperti India atau negara-negara Asia Tenggara. Survei juga menyebut bahwa lingkungan kebijakan yang tidak menguntungkan setelah perang dagang AS dan China bergema sejak tahun lalu. "Ekspektasi bisnis telah turun ke level terendah dalam beberapa tahun," tulis studi Kadin Jerman tersebut. Selain itu, Survei juga memperkirakan penjualan mobil akan turun untuk tahun kedua setelah dua dekade ekspansi, yang memukul perusahaan Jerman. Bulan lalu, Volkswagen AG menurunkan prospek pengiriman kendaraan pada 2019 di tengah penurunan pasar mobil global yang lebih cepat dari perkiraan dan kemerosotan yang belum pernah terjadi sebelumnya di China. Prospek ekspor yang tidak pasti membantu mendorong ekonomi Jerman ke jurang resesi tahun ini. Untuk tahun 2020, sejumlah perusahaan melaporkan beberapa tanda pemulihan sementara.
Tag :

Berita Terbaru

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…