Kumpulkan Bukti Pencemaran Limbah di Jombang, Ini Temuan Balai Gakkum KLHK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang -Avur Budug Kesambi di Dusun Gongseng, Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben, Jombang, Jawa Timur, tercemar limbah pabrik. Hasil dari uji lab yang dirilis oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang, avur tersebut tercemar limbah berupa belerang dan klorin. Kini, pencemaran Avur Budug Kesambi ditangani oleh Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Jabalnusa. **foto** Kepala Bidang (Kabid) Wasdal Gakkum Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang, Yuli Inayati menjelaskan, bahwa petugas dari Balai Gakkum telah turun ke lapangan untuk mengumpulkan bukti pencemaran. "Balai Gakkum turun melakukan verifikasi pengaduan selama tiga hari. Hasilnya, Gakkum KLHK menemukan pipa berukuran 11 sentimeter yang tertanam di bawah tanah," jelasnya, saat ditemui di Jantor DLH Jombang, Jumat (29/11/2019). Ina mengungkapkan, ada dua titik lokasi pipa. Yang pertama di depan pabrik, dan yang kedua di area persawahan milik warga. Pipa ini diduga sebagai saluran buang limbah pabrik kertas menuju ke sungai, di sisi utara pabrik yang berjarak sekitar 100 meter. "Jadi memang ada saluran pembuangan berada di depan pabrik yang disalurkan ke Sungai Budug Kesambi. Perusahaan melakukan pembuangan melalui pipa yang ditanam dibawah tanah, dan dibuang ke saluran Budug Kesambi," ungkapnya. **foto** Menurut Ina, saluran pipa yang ditemukan petugas Gakkum lantas dipotong dan ditutup dengan semen agar tidak dimanfaatkan lagi. "Sudah dilakukan pemotongan sesuai dengan aturan, untuk tidak digunakan lagi. Lalu disemen," ujarnya. Ina menegaskan, selanjutnya penindakan dari dugaan pencemaran limbah ini sepenuhnya di tangan Balai Gakkum KLHK. Pemkab Jombang tidak memiliki wewenang untuk memutuskan penindakannya. "Keputusannya di Gakkum. Jenis sanksinya ada tiga, sanksi administratif, sanksi pidana dan sanksi perdata. Cuman nanti kalau mereka sudah terbukti bersalah bentuk sanksinya seperti apa kita tidak tahu," tegasnya. **foto** Sementara itu, salah satu warga Desa Kesamben yang mengaku dimintai tolong menggali pipa, Asrinan (60) menjelaskan, ada dua pipa yang ditanam di lahan milik warga yang disewa oleh pihak pabrik. "Saya disuruh menunjukkan pipa, disuruh menggali. Ini pipa untuk pembuangan limbah pabrik kertas. Ini limbahnya sudah sekitar lima tahun," jelasnya. Asrinan mengakui, bahwa pipa tersebut dipotong sendiri oleh petugas Gakkum KLHK. "Saya disuruh motong pipanya tapi tidak mau. Akhirnya dipotong sendiri oleh petugas," pungkasnya.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

PETA CINTA Gus Fawait Permudah Layanan KTP, Warga Tak Perlu ke Dispendukcapil

PETA CINTA Gus Fawait Permudah Layanan KTP, Warga Tak Perlu ke Dispendukcapil

Kamis, 30 Jul 2026 21:10 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 21:10 WIB

JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember terus mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Melalui program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di D…

Kunjungi Desa Gugut, Gus Fawait Dengarkan Aspirasi Warga dan Kader Posyandu

Kunjungi Desa Gugut, Gus Fawait Dengarkan Aspirasi Warga dan Kader Posyandu

Kamis, 30 Jul 2026 20:55 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 20:55 WIB

Jember - Bupati Jember, Gus Fawait menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendengarkan langsung berbagai…

Persidangan Maidi, Saksi Sebut Alat Berat PUPR Dipakai Bantu Proyek TPA Winongo atas Perintah Maidi

Persidangan Maidi, Saksi Sebut Alat Berat PUPR Dipakai Bantu Proyek TPA Winongo atas Perintah Maidi

Kamis, 30 Jul 2026 19:57 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:57 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saksi Kepala Seksi Bidang PSDA Dinas PUPR Kota Madiun, Sri Teguh Sumaryanto, mengungkap di persidangan bahwa dirinya kerap m…

Bank Jatim Salurkan Kredit Rp 111,28 triliun

Bank Jatim Salurkan Kredit Rp 111,28 triliun

Kamis, 30 Jul 2026 19:40 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo menjelaskan penguatan sinergi ini menjadi strategi penting dalam menciptakan ekosistem perbankan…

Terpaan El Nino, Molor dari Akhir Agustus ke 2027

Terpaan El Nino, Molor dari Akhir Agustus ke 2027

Kamis, 30 Jul 2026 19:38 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Fenomena El Nino telah aktif dan diprediksi memicu musim kemarau yang lebih kering dan berdurasi lebih panjang di sebagian besar wilayah…

Pengusaha HKI Curhat ke Kemenperin

Pengusaha HKI Curhat ke Kemenperin

Kamis, 30 Jul 2026 19:33 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Akhmad Ma'ruf Maulana meminta adanya penekanan dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah…