November, Manufaktur China Tumbuh Kembali

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM,Beijing – Secara tidak terduga, pada bulan November sektor manufaktur China kembali tumbuh meski hanya mendapatkan keuntungannya masih tergolong kecil karena permintaan ekspor tetap lambat. Padahal, dalam sebuah jajak pendapat Reuters menunjukkan para analis memperkirakan PMI November akan berada di 49,5, naik sedikit dari bulan sebelumnya. Biro Statistik Nasional China (NBS) menyebutkan Purchasing Managers ’Index (PMI) bangkit kembali ke 50.2 di November, tertinggi sejak Maret. Raihan ini lebih tinggi dibandingkan dengan 49,3 pada bulan Oktober. Hal tersebut dipicu oleh semakin banyaknya tarif AS dalam beberapa minggu terakhir, membuat Beijing dan Washington masih tawar-menawar untuk kesepakatan perdagangan tahap pertama. Perlu diketahui, saat ini pertumbuhan ekonomi China mendekati level terendah dalam 30 tahun terakhir yang membuat keuntungan industry menyusut. Hal ini membuat China harus eluncurkan stimulus lebih cepat dan lebih agresif, bahkan jika itu berisiko menambah tumpukan utang.. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyebutkan bahwa ekonomi terbesar dunia itu hampir mencapai kesepakatan pada fase pertama dari kesepakatan perdagangan. Tetapi para pakar perdagangan dan orang-orang yang dekat dengan Gedung Putih mengatakan itu bisa meluncur ke tahun baru, mengingat Cina mendesak untuk pengembalian tarif yang lebih luas. Batas waktu tarif AS berikutnya adalah 15 Desember, ketika dijadwalkan untuk menampar retribusi 15% pada sekitar $ 156 miliar produk Cina. Survei PMI juga mengindikasikan pabrik-pabrik terus mengurangi pekerjaan pada bulan November meskipun kepercayaan bisnis sedikit meningkat. Sub-indeks ketenagakerjaan berada di 47,3, tidak sedikit berubah dari yang pada bulan Oktober. Upaya Beijing untuk mendatangkan lebih banyak pinjaman bank kepada perusahaan swasta kecil tampaknya berhasil. Indeks PMI mereka mencatat kenaikan terkuat di November, dibandingkan dengan perusahaan menengah dan besar, tetapi kinerja mereka masih yang termiskin dari ketiganya di 49,4.
Tag :

Berita Terbaru

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…