Rendahnya Standar Pendidik dan Prasarana di Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Berdasarkan evaluasi yang telah di lakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah Madrasah (BAN S/M) Provinsi Jatim, standar pendidik dan sarana prasarana masih memiliki poin rendah dibanding enam standar lainnya. Mulai dari standar isi, standar proses, standar kompetensi, standar pengelolaan, standar biaya dan standar nilai. Sedangkan itu, sebanyak 40.862 lembaga di Jawa Timur telah terakreditasi. Prof Roesmaningsih Ketua BAN S/M Jatim mengungkapkan, dari tahun ke tahun kecenderungan hasil evaluasi mengarah pada standar pendidik dan standar sarana prasarana yang memiliki persentase penilaian relatif lebih rendah dibanding standar lain. Misalnya saja untuk sarana prsarana, jika mengikuti standar minimal masih banyak yang belum terpenuhi. Ini banyak terjadi di sekolah swasta dan sekolah pinggiran. "Katakanlah hasil penilaiannya 61 saja minimal layak. Tapi juga masih banyak yang belum terpenuhi. Harus bisa memanage sarana yang ada secara maksimal sekalipun terbatas," terang Roesmaningsih. Namun, di sisi lain standar tenaga pendidik juga masih belum maksimal. Terkadang, pihaknya juga menemui sekolah yang hanya mempunyai tiga guru. Atau hanya segilintir guru saja di beberapa sekolah yang memiliki sertifikasi guru. "Jadi tinggal bagaimana guru itu harus kreatif. Misal secara prasarana terbatas, guru bisa melakukan pembelajaran secara outdoor. Siswa juga pasti senang dengan hal hal baru yang tidak monoton," tambah guru besar Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini. Ia menilai, seharusnya sekolah melakukan evaluasi pasca pelatihan bagi guru-guru yang telah mengikuti desiminasi ilmu. Baik pelatihan, penataran hingga diklat. Hal itu juga untuk menunjang penilaian dalam akreditasi. "Harusnya setelah mereka mendapatkan ini bisa dishare ke teman-teman lainnya. Jadi bisa meningkatkan kompetensi guru-guru yang lain juga," tuturnya. Untuk tahun 2020, proses akreditasi masih menggunakan penilaian sama yakni berdasarkan delapan standar pendidikan. Akan tetapi, penggunaan instrumen performa akan mendominasi penilaian pihak BAN S/M. "Nanti penilaiannya akan berbeda. Lebih pada standar kinerja yang dilihat. Kami proyeksikkan sekitar 8.000-9.000 lembaga. Di antaranya beberapa sekolah baru dan sisanya paling banyak re-akreditasi (akreditasi ulang)," tandasnya. Sementara itu, sebanyak 52 sekolah menengah pertama (SMP) baik negeri maupun swasta di Kota Malang akan menjalani akreditasi ulang pada 2020 mendatang. Agar persiapan akreditasi bisa maksimal, digelar Pembinaan Akreditasi Satuan Pendidikan SMP. Pembinaan tersebut dilakukan karena ada beberapa aturan baru, misalnya standar nilai akreditasi yang semakin tinggi. Dalam paparannya, Sekretaris Badan Akreditasi Nasional (BAN) Sekolah/Madrasah (S/M) Provinsi Jawa Timur Muji Raharjo menguraikan bahwa terdapat beberapa permasalahan atau kendala yang dihadapi sekolah saat tim akreditasi melakukan penilaian. Misalnya, soal kelengkapan dokumen. "Dokumen tidak lengkap, biasanya sudah menyusun bersama-sama tapi ternyata masih kurang. Ada dokumen tapi terlewatkan, atau ada tapi tidak tersimpan dengan baik sehingga saat dibutuhkan tidak ada. Ini perlu dimulai untuk persiapan. Baiknya mulai Januari disiapkan meski akreditasi baru dimulai Juni atau Juli," pungkas Muji.
Tag :

Berita Terbaru

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …