Urukan Pondasi di Jombang Gunakan Limbah Abu Aluminium, Warga Mengungsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Warga Dusun/Desa Brangkal, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, Jawa Timur, mengeluh dengan pembuangan limbah yang digunakan untuk urug pondasi salah satu rumah warga. Di lokasi, bau menyengat terus muncul dari arah pondasi tersebut, bahkan baunya terium hingga puluhan meter. Awalnya ada tiga truk datang berisi karung dan abu aluminium dan diletakkan di pondasi milik warga bernama Uu’. Akibat dari pembuangan liar itu, mengganggu pertanian di sebelah timbunan. Selain itu, beberapa hewan air terpantau mati, dan juga sempat membuat beberapa warga mengungsi. **foto** Menurut warga setempat, Bukhor (50), mengatakan, bahwa timbunannya sebenarnya sudah lama, sekitar lima bulan yang lalu, digunakan untuk urukan pondasi. "Kita kan tidak tahu, kelihatannya cuma abu saja. Belum pernah ada begini-begini. Kata yang punya rumah kan ini dapatnya gratis dari Surabaya,” katanya, kepada jurnalis, Sabtu (4/01/2020). Saat musim hujan tiba, permasalahan mulai muncul sebulan terakhir. Menurut penjelasan Bukhori, tumpukan abu yang ditutup tanah pada bagian atasnya ini, mulai meleleh dan berasap. Selain itu mengeluarkan bau sangat menyengat. “Nah itu warga protes mulai protes. Asapnya membuat dada sesak, mata menjadi perih. Pengguna jalan yang lewat bahkan harus tutup hidung. Sampai sekarang ini masih bisa dirasakan," jelasnya. Bukhori juga mengungkapkan, ada beberapa warga yang rumahnya tepat berhadapan dengan tumpukan limbah tersebut, terpaksa harus mengungsi ke rumah warga lain dan saudaranya di luar kecamatan. “Ada dua keluarga mengungsi ke Ploso. Ya karena tidak kuat baunya. Apalagi punya anak kecil, jadi khawatir berdampak ke anaknya,” ungkapnya. Sementara, warga yang lain, Khoiriyah (49), menambahkan, jika dampak dari timbunan limbah itu juga merembet ke tanaman petani yang berada di dekatnya. Seperti jagung, yang mana kemarin kering. "Selain itu rumput di sekitar pondasi. Rumput itu biasa digunakan untuk pakan sapi. Tapi dalam beberapa bulan terakhir sapinya tidak pernah mau kalau dikasih rumput dari sekitar situ. Nggak tahu kenapa,” tambahnya. Untuk itu warga berharap agar limbah tersebut segera dibongkar lalu dikeruk. Apalagi limbah itu dinilai sudah membahayakan lingkungan sekitar. "Dibongkar dan kembalikan ke yang mengirim saja. Kalau hanya ditutup kan sama saja tidak menyelesaikan masalah,” pungkasnya.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

Dimulai dari Rumah, Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Komitmen Pilah Sampah untuk Masa Depan Iklim

Dimulai dari Rumah, Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Komitmen Pilah Sampah untuk Masa Depan Iklim

Rabu, 17 Jun 2026 09:54 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 09:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pengelolaan sampah sejak hulu dengan memilah sampah sesuai jenisnya melalui keterlibatan aktif masyarakat terus digaungkan…

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…