Rapat Staf Awal Tahun, Plt Bupati Bahas Korsupgah hingga Rencana dan Skema

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto, berhasil meraup 89 point atau termasuk lima besar di Jawa Timur atas penilaian Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah). Hal ini dibahas pada rapat staf awal tahun 2020 yang dipimpin Plt Bupati Mojokerto Pungkasiadi, bersama Sekdakab Herry Suwito, Asisten, serta seluruh Kepala OPD Kabupaten Mojokerto. Rincian Korsupgah tersebut meliputi nilai perencanaan dan pengganggaran mencapai 97, pengadaan barang dan jasa 73,pelaksanaan pelayanaan terpadu satu pintu 87, kapabilitas Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) 75, manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) 98, dana desa 89, optimalisasi pendapatan daerah 100, dan manajemen aset 97. “Target nilai maksimal kita adalah 80, ini artinya Pemerintah Kabupaten Mojokerto sukses melampaui target tersebut,” terang Sekdakab Herry Suwito, Senin (6/1) pagi di ruang Satya Bina Karya. Tak hanya Korsupgah, topik lain yang juga dibahas adalah persiapan penerapan dan skema Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) model baru berdasarkan Kepmendagri 061-5449. Jika TPP yang telah berlaku mengacu pada tiga hal (kelas jabatan, nilai jabatan dan indek harga nilai jabatan), maka rencana TPP model baru yang bersandar pada Kepmendagri nantinya akan lebih kompleks. Yakni menyangkut kelas jabatan (kelas 1-16), Tukin BPK (terendah Rp 1.540.000 dan tertinggi Rp 36.870.000), kapasitas fiskal daerah (0,85), indek kemahalan konstruksi(97,78), Indek Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (IPPD), indek TPP (0,79185404), basic TPP (terendah Rp 1.219.455 dan tertinggi Rp 29.195.685), persetujuan Mendagri, dan evaluasi jabatan harus sudah divalidasi Kemenpan. Rencananya PNS akan menerima TPP sesuai Basic TPP dengan kriteria TPP berdasarkan beban kerja 40%, berdasarkan prestasi kerja 60%, berdasarkan tempat bertugas 10%, berdasarkan kondisi kerja 10%, berdasarkan kelangkaan profesi 10%, dan TPP berdasarkan pertimbangan obyektif lainnya (ditetapkan dengan keputusan bupati). “Namun di samping skema perhitungan tersebut, ada konsekuensi yang dapat mengurangi TPP. Yakni menyangkut capaian kinerja, kedisiplinan, pelaporan LHKPN/LHKASN, pembayaran TP-TGR, dan pembuatan PK serta SKP,” terang Asisten Pembangunan dan Perekonomian Mustain. Menambahkan pembahasan rapat staf, Plt Bupati Mojokerto Pungkasiadi mengupas rencana Peraturan Presiden (Perpres) No. 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di beberapa wilayah. Meliputi Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan (Gerbangkertosusila), Bromo-Tengger-Semeru (BTS), Selingkar Wilis, Lintas Selatan, Selingkar Ijen, kawasan Madura dan Kepulauan. “Untuk implementasi Perpres 80, kita telah memetakan beberapa rancangan antara lain flyover Kenanten yang akan terus kita coba upayakan, pengembangan situs Trowulan dan Perahu Majapahit, pembangunan TPA regional, proyek jalan tol Mojokerto-Gempol, serta Kawasan Ekonomi Utara Sungai (EKA) termasuk plot pendidikan, dan kesehatan,” terang Plt Bupati Pungkasiadi. Sedangkan hal-hal yang harus diperhatikan untuk tahun anggaran 2020 adalah instruksi agar semua kegiatan berjalan sesuai DPA, tidak ada lagi keterlambat proses pelaksanan, dan harus sesuai juknis pelaksanaan kegiatan.dw
Tag :

Berita Terbaru

Dimulai dari Rumah, Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Komitmen Pilah Sampah untuk Masa Depan Iklim

Dimulai dari Rumah, Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Komitmen Pilah Sampah untuk Masa Depan Iklim

Rabu, 17 Jun 2026 09:54 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 09:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pengelolaan sampah sejak hulu dengan memilah sampah sesuai jenisnya melalui keterlibatan aktif masyarakat terus digaungkan…

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…