Ternyata, Ada Aliran Dana Sebesar Rp 3 Miliar Lebih Diterima AHS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Surabaya Pagi, surabaya Pasca diperiksa sebagai saksi AHS, oleh penyidik subdit indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim, setelah dilakukan pemeriksaan akan sejumlah saksi ternyata AHS menerima aliran dana sebesar Rp 3 miliar lebih. Hal ini ditegaskan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Luki Hermawan pihaknya setelah dilakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan ini yang kita cari untuk bukti pendukung, didalam berita acara, dimana AHS itu menerima aliran dana dan ada hubungan sebagai konsultan PT Kam and Kam. " Kita cari bukti bukti seperti secarik kertas, atau pendiri di PT Kam and Kam, surat sebagai petunjuk administrasi,"tegas Kapolda Jawa Timur di depan Gedung Ditreskrimsus (23/1/2020). Kita ketahui, Cucu Mantan Presiden Soeharto, AHS mendatangi Polda Jatim untuk diperiksa sebagai saksi kasus investasi bodong MeMiles. Dari informasi yang dihimpun, sekitar pukul 10.25 WIB, AHS telah hadir di Polda Jatim dan langsung memasuki ruang pemeriksaan melalui pintu belakang. Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengatakan hari ini ada tiga orang yang hadir. Sementara dari Keluarga Cendana, hanya AHS yang hadir. Luki mengatakan pemanggilan istri AHS dijadwalkan mundur hingga minggu depan. "Nanti dari pihak istrinya berhalangan, sakit jadi mungkin minggu depan untuk datang Senin dijadwalkan dari pengacaranya," kata Luki di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Rabu (22/1/2020). Luki menambahkan hari ini ada tiga orang yang jadwalnya akan diperiksa sebagai saksi MeMiles. Ketiganya yakni AHS, Tata Janeeta (TJ) dan Adjie Notonegoro (AN) yang saat ini sedang berada dalam ruang pemeriksaan. "Saya sampaikan untuk hari ini Polda Jatim memanggil sebagai saksi ada tiga orang, yaitu AHS yang rencana datang jam 10.00 WIB, AN yang juga sama bersamaan dan TJ jam 14.00 dan sudah konfirmasi semuanya," imbuh Luki.nt
Tag :

Berita Terbaru

Dimulai dari Rumah, Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Komitmen Pilah Sampah untuk Masa Depan Iklim

Dimulai dari Rumah, Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Komitmen Pilah Sampah untuk Masa Depan Iklim

Rabu, 17 Jun 2026 09:54 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 09:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pengelolaan sampah sejak hulu dengan memilah sampah sesuai jenisnya melalui keterlibatan aktif masyarakat terus digaungkan…

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…