Mengatur Keuangan Rumah Tangga, Ada Caranya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Agar sukses dalam rumah tangga tentu ada kiat-kiat agar sukses, salah satunya dengan mengatur keuangan. Karena dengan planning yang baik, segalanya juga akan berjalan baik. Berkaitan dengan hal tersebut, Universitas Ciputra Surabaya menggelar seminar bertajuk Family Financial Planning dengan narasumber Dr.Ir.Denny Bernardus K.W, MM selaku salah satu Direktur Group Ciputra bersama istri Ir.Juliana Magdalena. Dalam seminar tersebut Denny dan Juliana berbagi cerita dan tips untuk para peserta seminar tentang bagaimana cara mengatur finansial dalam berumah tangga. Untuk meraih kesuksesan, Denny mengatakan ada 5 prinsip yang bisa dijalankan yakni pertama prinsip pinokio yang bermakna kejujuran dalam keuangan, penting harus didasarkan kejujuran baik dari pemasukan dan pengeluaran. Prinsip kedua Nasi Putih, dalam artian sebaiknya di keluarga ada tambahan pemasukan jadi tidak hanya mengandalkan gaji pokok, tetapi tidak menganggu pekerjaan utama. Prinsip ketiga adalah telor mata sapi, jadi ibaratnya bagaimana tata cara memakannya. Digunakan untuk save the best for last. Prinsip keempat adalah ikan mas koki, intinya adalah bagaimana kita mengeluarkan uang dilihat dari lingkungan sekitar, jadi disyukuri saja level hidup yang kita jalani. Jadi intinya harus pandai-pandai mengatur keuangan. "Berapapun nominalnya baik kecil atau besar jika dikelola dengan baik maka hasilnya pun baik, namun jangan pernah iri dengan orang-orang yang suka liburan, menggunakan barang-barang branded dan lainnya karena kita punya cara sendiri," ujar Denny. "Jadi baiknya hidup sesuai dengan level saja, jangan memaksakan untuk menyamai level orang lain yang lebih tinggi" kata Juliana menambahkan. Kelima yakni Prinsip Batu Karang, bagaimana keteguhan kita untuk tidak mengeluarkan uang untuk kebutuhan yang dirasa tidak terlalu penting. "Jadi harus bisa membedakan kebutuhan dengan keinginan," kata dia. Selain memberikan 5 prinsip tersebut, pasangan suami istri itu berbagi konsep yang dinamakan ACMK yakni membuat Anggaran, membuat Catatan, melakukan Monitoring dan membuat Koreksi. Keempat konsep inilah yang membuat financial mereka tertata hingga sekarang. Ia juga memberikan saran untuk menyisihkan uang, bukan menyisakan karena kalau menyisakan tidak akan bisa, justru akan habis. Ketika melakukan monitoring, jangan sampai besar pengeluaran dari pada pemasukan. Setelah itu barulah melakukan koreksi terhadap financial kita. Diakhir seminar, Juliana menegaskan sudah menerapkan prinsip-prinsip semacam itu sejak lama. Bahkan anak-anaknya telah diajarkan hal serupa sejak usia dini. "Sejak awal memukah dengan suami, saya sudah menerapkan prinsip seperti itu, dan kebetulan suami saya juga ternyata sama, jadinya anak-anak pun sejak kecil kita didik seperti yang juga kita lakukan," pungkas Juliana.indra
Tag :

Berita Terbaru

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini tengah viral di media sosial (medsos) terkait unggahan video yang menampilkan pusara angin bak tornado di sekitar…

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala…

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…

KAI Daop 7 Madiun Gelar Medical Check Up Serentak, Pastikan Seluruh Pekerja dalam Kondisi Prima

KAI Daop 7 Madiun Gelar Medical Check Up Serentak, Pastikan Seluruh Pekerja dalam Kondisi Prima

Rabu, 22 Apr 2026 14:04 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berkomitmen penuh dalam menjaga kesehatan dan kebugaran para pekerjanya.…

Dukung Sektor Pertanian, Pemkab Sumenep Sediakan Penyertaan Modal

Dukung Sektor Pertanian, Pemkab Sumenep Sediakan Penyertaan Modal

Rabu, 22 Apr 2026 13:45 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dalam rangka mendukung pengembangan usaha sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur menyediakan bantuan…