Pengunjung Banyak dari Luar Kota

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Banyaknya hotel baru di Surabaya Barat tidak membuat calon pengunjung bingung menentukan pilihan. Karena masing-masing sudah punya segmentasi sendiri. Namun umumnya hotel-hotel disana punya market untuk corporate. Salah satunya adalah Deka Hotel. General Manager Deka Hotel Surabaya, Budi Setiawan mengatakan, saat opening pada Mei 2016 lalu menggunakan nama ibis budget. Lalu mulai Januari 2020 berganti menjadi Deka Hotel. "Brandnya sudah ganti, untuk karyawan dan kamar-kamarnya masih tetap. Namun kedepan nanti pelan-pelan akan kita ganti," ujarnya. Karena di Surabaya Barat merupakan kawasan bisnis, Deka menyasar segmen market Corporate. Budi mengatakan kebanyakan pengunjungnya dari luar kota seperti Gresik, Pasuruan, Mojokerto. Karena lokasi hotel tersebut dekat dengan akses jalan Tol. "Untuk Corporate sekitar 40%. Sedangkan sisanya adalah tamu work in 30%. Jumlah kamar 146 standard dan 1 kamar Suite. Okupansi di 2020 ini kita targetkan di 64%. Sampai saat ini Year to date Januari sampai Februari 38%," tambah Budi. Budi optimis bisnis di Surabaya tahun 2020 ini pekonominya semakin baik. Investor juga mulai beralih ke area barat. Ia mencontohkan, pertumbuhan hotel-hotel di kawasan Surabaya Barat makin banyak dan tidak menjadikan hal tersebut sebagai kompetitor, namun ia menilai bahwa banyaknya segmen yang masuk ke area barat ini juga karena keberadaan mereka. Karena berada di kawasan barat, pengunjung di Deka Hotel 75% orang Tionghoa. Mereka biasanya datang bersama sekeluarga. Dan paling banyak saat weekend yang datang adalah keluarga. Untuk harga permalam, Budi mengatakan mulai Rp 298 ribu sampai Rp 600 ribu. "Untuk Rp 298 ribu itu tidak termasuk sarapan," imbuhnya. Satu hal yang unik, dari 147 kamar, 17 di antaranya menyediakan ranjang bersusun atau pihak hotel menyebutnya Bunk Bed. Yakni ranjang susun yang bisa untuk 3 orang, 2 di bawah dan 1 di atas. Biasanya tamu hotel yang telah berkeluarga lebih memilih Bunk Bed.indra
Tag :

Berita Terbaru

Menko Pangan Akui Banyaknya Masalah di BGN

Menko Pangan Akui Banyaknya Masalah di BGN

Senin, 22 Jun 2026 20:08 WIB

Senin, 22 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menko Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas buka-bukaan terkait banyaknya masalah di Badan Gizi Nasional (BGN). Ia akui banyak…

Menkes Akui Keberhasilan MBG Tekan Stunting tak Bisa Instan

Menkes Akui Keberhasilan MBG Tekan Stunting tak Bisa Instan

Senin, 22 Jun 2026 20:07 WIB

Senin, 22 Jun 2026 20:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui keberhasilan MBG dalam menekan stunting memang tidak bisa dilihat secara…

Keprihatinan Tokoh-tokoh Bangsa Dicurhatkan ke Megawati

Keprihatinan Tokoh-tokoh Bangsa Dicurhatkan ke Megawati

Senin, 22 Jun 2026 20:05 WIB

Senin, 22 Jun 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sejumlah tokoh nasional yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) bertemu dengan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketum PDIP …

Dalam Kasus Roy- dr.Tifa, Ada Tokoh Tuding Kezaliman

Dalam Kasus Roy- dr.Tifa, Ada Tokoh Tuding Kezaliman

Senin, 22 Jun 2026 20:02 WIB

Senin, 22 Jun 2026 20:02 WIB

"...ada mantan pejabat yang masih merasa menjadi pejabat dan lain-lain, kami tetap berpedoman pada KUHAP yang mengatur proses penyidikan ini," Kombes Iman…

Byar-pet Listrik di Pulau Jawa, Sempat Dipergunjingkan

Byar-pet Listrik di Pulau Jawa, Sempat Dipergunjingkan

Senin, 22 Jun 2026 19:59 WIB

Senin, 22 Jun 2026 19:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Byar-pet pemadaman bergilir di Pulau Jawa, hingga Senin (22/6) terus jadi pergunjingan di ruang publik. Diduga ada gangguan teknis…

Dirut PT PLN Dipanggil Presiden

Dirut PT PLN Dipanggil Presiden

Senin, 22 Jun 2026 19:58 WIB

Senin, 22 Jun 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dan beberapa jajaran PLN ke Istana…