Tolak Perpanjangan Ijin, Warga di Jombang Segel Tower Seluler

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga Desa Balongbesuk, RT 04 RW 04, Kecamatan Diwek, Jonbang saat segel pintu tower seluler. (SP/M. Yusuf)
Warga Desa Balongbesuk, RT 04 RW 04, Kecamatan Diwek, Jonbang saat segel pintu tower seluler. (SP/M. Yusuf)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Sejumlah warga Desa Balongbesuk, RT 04 RW 04, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menyegel tower milik salah satu operator seluler.

 

Warga sekitar berdirinya tower tersebut, menyatakan tidak menyetujui adanya perpanjangan kontrak tower milik salah satu operator seluler. Tower tersebut berdiri di lahan milik H. Djiono.

 

Salah satu perwakilan warga lingkungan tower, H. Djumadi mengatakan, bahwa masyarakat Desa Balongbesuk RT 04 RW 04 tidak setuju dengan adanya perpanjangan tower.

 

"Tidak setuju karena ada dampaknya. Warga banyak yang mengeluh karena ada beberapa warga yang tv nya tersambar petir," katanya, kepada jurnalis di lokasi tower, Kamis (07/5/2020).

 

Djumadi menjelaskan, tower ini berdiri mulai 2008 dan habis kontrak pada 2018. Dan sekarang warga Balongbesuk di lingkungan tower tidak tahu dengan adanya perpanjangan kontrak.

 

"Lha kepala desa, perangkat desa ditanyain masalah perpanjangan tower ini ndak tahu. Nah, warga ini kepingin tahu masalah perpanjangan ini tahun berapa sampai berapa," jelasnya.

 

Menurut warga, pihak tower membenarkan kalau dampak dari petir memang ada. Tapi kalau dampak kesehatan katanya tidak ada. Untuk itu warga minta keputusan pastinya dari pihak tower.

 

"Karena kemarin pihak tower sempat janji. Yang janjinya sampai detik ini, sampai sekarang, belum terealisasi. Tidak ada hasilnya, begitu," ujarnya.

Sementara saat dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Balongbesuk, Muhanmad Saiful mengatakan, untuk proses perpanjangan tower pihak desa sudah memfasilitasi dan dimusyawarahkan di tingkat desa.

 

"Jadi sudah kita fasilitasi, dari camat, polsek, perijinan, DLH, dan kita musyawarahkan bareng-bareng," katanya, saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (07/5/2020).

 

Saiful mengungkapkan, bahwa pihak desa dalam persoalan ini memang tidak tahu sama sekali. Saat musyawarah dan dibukakan UU nya, aturan-aturannya, pihaknya tidak tahu sama sekali.

 

"Kalau itu dari warga ndak komplain seperti tu ya kita malah ndak tahu sama sekali. Karena kita tidak dilibatkan sama sekali, dan pendirian tower tahun 2008 sebelum saya jadi kades," ungkapnya.

 

Namun saat perpanjangan tower di tahun 2018, Saiful menjelaskan bahwa dirinya saat itu sudah menjabat sebagai kades. Namun, dirinya tidak dilibatkan dalam proses perpanjangan itu.

Menanggapi aksi warganya, Saiful mempersilahkan saja. Karena di tingkat desa hanya memfasilitasi saja. Pihaknya berusaha mendamaikan bagaimana caranya agar warganya hidup tentram tidak ada masalah.

"Jadi saat musyawarah kemarin kita sudah fasilitasi, ada dari pihak seluler, ada kesepakatan-kesepakatan disitu. Dan intinya saya suruh warga berembug disitu, saya tidak ikut campur didalamnya," pungkasnya.(suf/dsy)

Tag :

Berita Terbaru

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…