6 Jamaah Tarawih dan 4 Pedagang Pasar di Sidoarjo, Positif Semua

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wabup Sidoarjo Nur Ahmad saat membagikan pada pedagang, Kamis (7/5/2020). 
Foto:SP/Sg
Wabup Sidoarjo Nur Ahmad saat membagikan pada pedagang, Kamis (7/5/2020). Foto:SP/Sg

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo- Jelang berakhirnya PSBB Surabaya Raya pada 11 Mei 2020 nanti, kasus Covid 19 tak menunjukkan tanda-tanda meredup. Bahkan sebaliknya, Di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, terdapat peningkatan kasus yang cukup signifikan.

Rabu (6/5/2020) malam, sebanyak 123 jemaah Masjid Al Ikhlas di Perumahan Bluru Permai, Kecamatan Sidoarjo menjalani rapid test oleh Tim Gugus Covid-19 Sidoarjo. Hasilnya, dari 123  jemaah tersebut, 6 jemaah dinyatakan reaktif virus corona (Covid-19).

Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Sumardji mengatakan enam orang gitu akan menjalani isolasi di gedung BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Sidoarjo. Untuk memastikan apakah ke enam orang tersebut positif terpapar virus Covid-19, pihaknya masih menunggu hasil tes swab. "Besok akan dilakukan pemeriksaan swab. Jika hasilnya positif, langsung masuk rumah sakit," katanya.

Rapid test itu dilakukan usai jemaah menunaikan salat tarawih.  Di tempat lainnya, di Masjid Baitusy Syakur Jalan Raya Tropodo Waru, juga dilakukan tes. Beruntung, dari 29 jemaah yang ikuti uji cepat  sebagai langkah deteksi dini ini semuanya non reaktif

Tak hanya di tempat ibadah,  kejadian yang sama juga terjadi di Pasar Larangan, Kecamatan Candi, Sidoarjo.

 

Pasar Sidoarjo Terpapar

Hasil rapid test menunjukkan ada 4 pedagang reaktif Covid-19. Tes cepat digelar di salah satu pasar terbesar di Sidoarjo itu lantaran sebelumnya ditemukan seorang pedagang positif terpapar Covid-19. Dia dirawat di salah satu rumah sakit di Surabaya.

"Tracking kami 163 orang pedagang. Tapi, saat rapid test hanya diikuti 79 pedagang Pasar Larangan. Hasilnya 75 nonreaktif dan 4 reaktif Covid-19," terang Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo, drg Syaf Satriawarman, Kamis (7/5/2020).

Karena ada yang reaktif (positif) berdasarkan rapid test maka pihaknya akan menindaklanjuti keempat pedagang itu akan melaksanakan uji swab di RSUD Sidoarjo. Hasil uji swab baru akan diketahui 3 sampai 4 hari ke depan.

"Kalau hasil swab juga positif, maka akan dilacak lagi dan digelar rapid test lagi agar tidak menjadi cluster baru. Karena lokasinya pasar tempat bertemunya banyak orang. Kami tidak mau pasar itu menjadi cluster baru di Sidoarjo," tegas Syaf.

Sedangkan untuk rapid test 70 pedagang Pasar Krian hasilnya negatif meski di pasar terbesar di wilayah barat itu ada 2 orang positif Covid-19. Akan tetapi kedua orang pedagang yang positif itu dirawat di rumah sakit Gresik.

"Jadi pedagang pasar yang positif itu semua dirawat di rumah sakit diluar Sidoarjo. Pedagang pasar larangan dirawat di Surabaya dan pedagang Pasar Krian dirawat di rumah sakit di Gresik," tandasnya.

 

Klaster Surabaya di Gresik

Sementara di Gresik, seorang pasien konfirmasi positif asal Desa Randegansari, Kecamatan Driyorejo, Gresik meninggal dunia dalam perawatan di sebuah rumah sakit di Surabaya, Kamis (7/5).

Pasien sebelumnya dirawat bersama istrinya yang juga terpapar oleh virus yang sama. Keduanya berasal dari klaster Surabaya.

Selain melaporkan adanya pasien meninggal, Kabaghumas dan Protokol Setkab Gresik Reza Pahlevi juga menyampaikan ada pasien baru yang terpapar virus corona atau Covid-19.

Pasien baru itu juga warga asal Kecamatan Driyorejo, tepatnya dari Desa Karangandong.

"Pasien baru ini tertular melalui pasien konfirmasi positif sebelumnya asal sedesa. Kini dia dirawat di sebuah rumah sakit di Sidoarjo," ungkap Reza Pahlevi dalam pers rilisnya kepada sejumlah jurnalis, Kamis malam (7/5).

Total pasien positif Covid-19 di Gresik hingga 7 Mei 2020 mencapai 37 orang. Sebanyak 8 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 6 orang meninggal.

Dari perkembangan kasus menunjukkan bahwa Kecamatan Driyorejo mengalami peningkatan jumlah warganya yang terinfeksi Covid-19. Saat ini sudah ada 6 orang warga yang terjangkit. Peringkatnya naik ke posisi kedua bersama dua kecamatan lainnya, Kebomas dan Manyar.

Sementara Kecamatan Menganti masih yang teratas dengan 8 orang pasien terpapar.

Dari data tersebut menunjukkan pula bahwa tiga kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kota Surabaya memiliki jumlah warga terbanyak yang terpapar virus corona. Ketiga kecamatan itu adalah Menganti (8), Kebomas (6) dan Driyorejo (6).

Apakah ada korelasi kedekatan wilayah ini mengingat Kota Surabaya kini menjadi episentrum persebaran Covid-19 tertinggi di provinsi Jawa Timur. Angka yang terpapar bahkan sudah mendekati 500 orang. Sebagian dari pasien konfirmasi positif asal Gresik diketahui berasal dari klaster Surabaya. did/hik/sg/sda1

Tag :

Berita Terbaru

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum konsolidasi ideologis dan penguatan kerja kerakyatan di tengah…

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri turut ambil bagian dalam ajang Liga Tendang Bola (LTB) 2026, sebuah l…

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Peristiwa Pemilihan Lokasi Dapur SPPG di Samping Peternakan Babi di Sragen, Resahkan Masyarakat      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Lagi, Wakil Ketua Komisi IX …

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan adanya penghematan signifikan dalam anggaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.…

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terlibat kasus dugaan korupsi…

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Pelapor Dugaan Penistaan Agama ke Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Persyarikatan           SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pimpinan Pusat Muhammadiyah me…