Nakes di Surabaya Pesimis PSBB jilid 2 Dapat Turunkan Kasus Corona

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penerapan PSBB Surabaya jilid 2. SP/ DECOM
Penerapan PSBB Surabaya jilid 2. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PSBB Surabaya jilid 2 akan berlangsung hingga 25 Mei mendatang. Namun tenaga kesehatan (nakes) di Surabaya pesimis kasus Corona akan turun.

Rasa pesimis itu muncul karena jalanan sudah mulai padat kembali dan pasar ramai. Bahkan pada Minggu (17/5), mal di Surabaya menjadi tempat berkerumunnya orang.

Dikutip dari detikcom, "Kemungkinan akan bisa terjadi lonjakan. Karena masyarakat tidak patuh," kata Jubir Tim Satgas Corona RS Unair dr Alfian Nur Rasyid SpP, Selasa (19/5/2020).

pelonggaran PSBB diterapkan untuk saling mengontrol orang di sekitar. Karena berisiko menularkan atau tertular, maka perlu adanya saling mengingatkan.

"Yang pakai masker silakan menegur orang yang tidak pakai masker. Itu untuk menyelamatkan mereka dan keluarga," sambungnya.

Melihat situasi saat ini, Alfian juga merasa prihatin. Menurutnya ada kemungkinan Surabaya sampai ke puncak pandemi Corona. Terlebih, transportasi sudah kembali dibuka yang dapat menjadi media transmisi penularan. Apalagi jika physical distancing tidak diterapkan.

"Memprihatinkan sekali kondisi saat ini, mungkin kita akan menuju puncak, benar-benar puncak percepatan. Apa lagi dengan transportasi dibuka tapi mereka-mereka yang melakukan perjalanan, tidak patuh, buka masker itu bisa mentransmisikan penularan virus Corona," pungkasnya. (dc/cr-01/dsy)

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…