8 Warga Gresik Kembali Terjangkit Covid-19, Total Menjadi 67 Orang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Data sebaran pasien covid-19 di wilayah Gresik
Data sebaran pasien covid-19 di wilayah Gresik

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Hanya berselang sehari, lonjakan cukup dahsyat pasien terinfeksi virus corona kembali menimpa warga Kabupaten Gresik.
 
Dalam tiga hari ini sudah 16 orang warga Gresik terpapar oleh virus ganas asal Negeri Tirai Bambu tersebut. Pada Senin (16/8) lalu ada sebanyak 8 jiwa yang terjangkit. Jumlah yang sama kembali tercatat pada hari ini, Rabu (20/5) mereka terkonfirmasi positif.

Jika pada Senin (16/5) lalu pasien yang terpapar didominasi warga asal Kecamatan Menganti, kini giliran Kecamatan Kebomas yang mendominasi.

Dari hasil pemeriksaan PCR atau swab test yang diumumkan satuan gugus tugas Covid-19 Gresik, tercatat ada 6 warga Kebomas dinyatakan konfirmasi positif. Sementara 2 pasien lainnya berasal dari Kecamatan Menganti.

Ke-6 warga Kebomas berasal dari Kelurahan Kebomas sebanyak 3 orang; Kelurahan Indro 1 orang; Kelurahan Singosari 1 orang dan Desa Randuagung 1 orang.

Sementara 2 warga Menganti keduanya berasal dari Desa Menganti.

Jurubicara Satgas Covid-19 Gresik drg Saifudin Gozali melalui Kabaghumas dan Protokol Setkab Reza Pahlevi menyebutkan, ke-8 pasien konfirmasi positif pada hari ini berasal dari klaster Sampoerna (pabrik rokok) 4 orang, klaster R2/transmisi lokal 3 orang, dan seorang dari klaster Surabaya.

Dengan penambahan 8 pasien baru maka jumlah warga Kabupaten Gresik yang mengidap virus corona sudah mencapai 67 orang.

Dari jumlah itu, 12 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh, dan 7 orang meninggal. Sisanya 48 orang kini masih mendapat perawatan di berbagai rumah sakit di Gresik, Surabaya dan Sidoarjo.

Dari wilayah sebaran, tiga kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kota Surabaya menempati urutan teratas zona merah di Kabupaten Gresik.

Yakni, Kecamatan Menganti sebanyak 21 pasien, Kecamatan Kebomas dengan 14 pasien, dan Kecamatan Driyorejo sejumlah 10 pasien. did

Tag :

Berita Terbaru

Pemkot Malang Perketat Pengawasan Izin Operasional SPPG Sesuai Regulasi

Pemkot Malang Perketat Pengawasan Izin Operasional SPPG Sesuai Regulasi

Senin, 15 Jun 2026 10:45 WIB

Senin, 15 Jun 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti  beberapa waktu ke belakang terkait pemberian sanksi berupa penghentian operasional enam SPPG karena diduga tak …

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…