Polrestabes Surabaya Ringkus Tangan Kanan Bandar Sabu 100 Kg

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka Ari Irawan yang disinyalir tangan kanan bandar sabu yang ditembak mati polisi sebelumnya.
Tersangka Ari Irawan yang disinyalir tangan kanan bandar sabu yang ditembak mati polisi sebelumnya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Meski bandar sabu telah ditembak mati, namun kasus tersebut masih terus dikembangkan petugas. Terbukti, unit Idik I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan tangan kanan bandar sabu yang ditembak mati sebelumnya.

Tersangka yang merupakan tangan kanan Iwan itu ialah, Ari Irawan (44) warga Nginden V1/F/18D Surabaya.

Dalam penangkapan itu, polisi tak menemukan barang bukti narkoba dari tersangka. Namun, berdasar bukti petunjuk yang mengarah pada aktivitas Ari sebagai tangan kanan Iwan sudah cukup untuk meringkus tersangka.

“Kami mendapatkan data dari hasil penyelidikan, jika tersangka AW ini merupakan tangan kanan IW yang kami beri Tindakan tegas terukur pada 18 Mei lalu,” beber Kanit Idik I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Iptu Raden Dwi Kennardi, Selasa (26/5).

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 5 buku tabungan, buku catatan keluar masuk barang (sabu) dan handphone.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka Ari mengaku sudah sejak Oktober 2019 lalu bekerja untuk Iwan.

Kepada petugas, ia mengaku mendapat gaji 5 hingga 10 juta, sementara setiap harinya mendapat komisi 200 hingga 500 ribu per sekali kirim paket sabu-sabu kepada pembeli iwan.

“Jadi total bisa sampai 25 juta per bulannya dari hasil peredaran sabu-sabu yang dikendalikan tersangka IW,” beber mantan kanit Reskrim Polsek tegalsari Surabaya itu.

Berita Terbaru

SPPG Ngampel Dilaunching, Target 52 Unit di Kabupaten Madiun

SPPG Ngampel Dilaunching, Target 52 Unit di Kabupaten Madiun

Sabtu, 07 Feb 2026 13:30 WIB

Sabtu, 07 Feb 2026 13:30 WIB

‎SURABAYA PAGI, Madiun — Cakupan Program  Makan Bergizi Gratis (MBG)  di Kabupaten Madiun kian diperluas seiring bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan …

Alami Kecelakaan Lalulintas, 21 Tahun Lalu, Kakek Usia 95 Tahun Mengakhiri Hidup dengan Gantung Diri

Alami Kecelakaan Lalulintas, 21 Tahun Lalu, Kakek Usia 95 Tahun Mengakhiri Hidup dengan Gantung Diri

Sabtu, 07 Feb 2026 13:24 WIB

Sabtu, 07 Feb 2026 13:24 WIB

SURABAYA PAGI, Blitar- Keman, kakek berusia 95 tahun warga Desa Purworejo Kec.Sanankulon Kabupaten Blitar di ketahui gantung diri di ruang tamu rumahnya,…

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …