Update Covid-19 di Gresik: 2 Meninggal dan 2 Konfirmasi Positif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi
Ilustrasi

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Satgas Covid-19 Kabupaten Gresik kembali melaporkan penambahan kasus konfirmasi positif, dan adanya pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Juru Bicara Satgas Covid-19 drg Saifudin Ghozali melalui Kabaghumas dan Protokol Setkab Reza Pahlevi dalam pers rilisnya kepada para jurnalis menyebutkan adanya 2 pasien konfirmasi positif.

"Pasien konfirmasi positif dua orang, semuanya dari Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo," ungkap Reza, Jumat sore (29/5).

Reza tidak menyebutkan asal klaster atau sumber penularan kedua pasien.

Sementara 2 pasien konfirmasi positif yang meninggal dunia hari ini (29/5) berasal dari Desa Bunderan, Kecamatan Sidayu, dan dari Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar.

Total warga Gresik yang sudah tertular oleh virus corona atau Covid-19 hingga 29 Mei 2020 tercatat sebanyak 158 orang.

Dari jumlah itu, sebanyak 14 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 18 orang meninggal. Sementara sisanya, 126 orang kini masih dirawat di berbagai rumah sakit di Gresik, Surabaya dan Sidoarjo.

Sementara dari sebaran Covid-19 per wilayah kecamatan, angka tertinggi masih ditempati 3 kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kota Surabaya.

Yaitu, Menganti sebanyak 46 pasien, Driyorejo 31 pasien, dan Kebomas dengan 24 pasien.

Dari 18 kecamatan di Kabupaten Gresik, 14 diantaranya sudah menjadi zona merah penyebaran virus corona. Empat kecamatan yang masih mempertahankan status zona hijau adalah Kecamatan Panceng, Dukun, Sangkapura dan Tambak. Dua nama terakhir adalah kecamatan di Pulau Bawean.

Sementara desa dengan angka tertinggi pasien Covid-19 masih ditempati Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti dengan 12 orang pasien. Disusul Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo dengan 11 orang pasien.

Selanjutnya ada Desa Bambe (Driyorejo), Desa Boteng (Menganti) dan Kelurahan Kebomas (Kebomas) dengan masing-masing 6 orang pasien. did

Tag :

Berita Terbaru

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…