Pengantri BLT, jadi Incaran Corona

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratusan orang berkerumun di Kantor Pos Simo Gunung Barat Surabaya demi mendapatkan BLT, Jumat  (15/5) lalu.
Ratusan orang berkerumun di Kantor Pos Simo Gunung Barat Surabaya demi mendapatkan BLT, Jumat (15/5) lalu.

i

SURABAYAPAGI.COM,  Surabaya - Antrian panjang saat proses pengambilan Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Surabaya mengakibatkan terciptanya kerumunan beberapa waktu lalu. Ketua rumpun tracing gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Jawa Timur, dr Kohar Hari Santoso menegaskan, kejadian seperti ini beresiko untuk penularan Covid-19.

"Sebaiknya jangan berkerumun seperti itu, kan protokol kesehatannya sudah jelas untuk melakukan physical distancing. Kejadian seperti itu juga beresiko untuk penularan Covid-19," ujar Kohar saat dihubungi Surabaya Pagi, Senin (1/5/2020).

Senada dengan Fikser, Kohar juga berharap agar seluruh pihak mampu bersinergi agar tidak terjadi kerumunan yang dapat berpotensi menularkan Covid-19. Selain petugas di lokasi dengan tegas menertibkan antrian, masyarakat juga harus taat dan proaktif dengan peraturan yang telah dibuat oleh pemerintah.

"Pihak yang berwenang untuk mengatur jalannya pembagian saya harap juga harus tegas. Masyarakat yang berada di lokasi juga harus taat. Harus memakai masker, jaga kebersihan dan tentu harus jaga jarak atau physical distancing," kata Kohar.

Sementara itu, Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, M Fikser mengatakan bahwa kejadian yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan tersebut sudah dijadikan bahan evaluasi oleh pihak Pemkot Surabaya.

"Kejadian kemarin kami jadikan sebagai bahan evaluasi. Seperti kejadian di beberapa kantor pos beberapa waktu lalu, kami juga telah berkoordinasi dengan PT Pos untuk mengatur jadwal agar tidak terjadi kerumunan," ujar Fikser di hari yang sama.

Fikser mengatakan bahwa hal tersebut sudah dijadikan pelajaran oleh pihaknya agar tidak terulang kembali. Selain itu, Fikser juga meminta kerjasama dari pihak petugas yang sedang berjaga di lokasi dan masyarakat yang mengantre.

"Semoga dapat dijadikan pelajaran oleh semua pihak. Berharap seluruh petugas yang berada di lokasi kerumunan untuk lebih tegas dalam menertibkan jika seandainya terjadi kerumunan lagi. Saya pribadi juga berharap masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan yang ada," katanya.

Kepala Dinas Kominfo Surabaya tersebut juga menambahkan jika hingga saat ini, belum ada informasi mengenai penambahan cluster baru yang berasal dari kejadian kerumunan antrian beberapa waktu lalu tersebut.

Sebelumnya diberitakan, penyaluran BLT yang berlangsung di Kantor Pos Simo Gunung Barat Surabaya, dijubeli masyarakat. Mengingat jumlah orang yang mengantre hingga ratusan orang, tak pelak jika protokol kesehatan dan physical distancing pun dilanggar. 

Dari hasil pantauan di lapangan, sebuah tenda didirikan di halaman kantor pos untuk melindungi warga dari terik panas Matahari. Deretan kursi plastik juga disediakan bagi warga yang mengantri. Namun tak sedikit warga yang memilih berdiri dan berdesakan di bawah tenda.  Hal serupa juga terjadi di beberapa titik pembagiabn BLT di Surabaya. adt

Berita Terbaru

Diterjang Angin Puting Beliung, Puluhan Atap Rumah Warga di Tulungagung Rusak

Diterjang Angin Puting Beliung, Puluhan Atap Rumah Warga di Tulungagung Rusak

Selasa, 13 Jan 2026 10:38 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 10:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Diterjang angin puting beliung pada Senin (12/01/2026) kemarin, sebanyak 41 rumah warga di Kabupaten Tulungagung, dilaporkan…

Pemkab Probolinggo Komitmen Tekan Angka Stunting Lewat Gerakan ‘Jiwitan Si Manis’

Pemkab Probolinggo Komitmen Tekan Angka Stunting Lewat Gerakan ‘Jiwitan Si Manis’

Selasa, 13 Jan 2026 10:30 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 10:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka menekan angka stunting, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo membentuk kolaborasi antara pemerintah…

Dishub Kota Malang Targetkan Rp15 Miliar Retribusi Parkir TJU Tahun 2026

Dishub Kota Malang Targetkan Rp15 Miliar Retribusi Parkir TJU Tahun 2026

Selasa, 13 Jan 2026 10:21 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 10:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat menargetkan pendapatan dari Retribusi Parkir Tepi Jalan…

Pemkab Ponorogo Catat Alokasi DD Merosot 60 Persen Jadi Rp89,48 Miliar

Pemkab Ponorogo Catat Alokasi DD Merosot 60 Persen Jadi Rp89,48 Miliar

Selasa, 13 Jan 2026 10:01 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 10:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti putusan ari pemerintah pusat melalui kebijakan fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Pemerintah Kabupaten…

Antisipasi Potensi Luapan Banjir, Pemkab Situbondo Masifkan Normalisasi Sungai

Antisipasi Potensi Luapan Banjir, Pemkab Situbondo Masifkan Normalisasi Sungai

Selasa, 13 Jan 2026 09:51 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 09:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Dalam rangka mengantisipasi banjir luapan sungai khususnya di wilayah yang kerap menjadi potensi langganan banjir di Situbondo,…

Thom Haye Curhat Diteror

Thom Haye Curhat Diteror

Senin, 12 Jan 2026 19:48 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:48 WIB

Digaji Persib Rp 750 Juta per Bulan      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Thom Haye curhat di media sosial, usai membantu Persib Bandung mengalahkan Persija Ja…