Pemkab Jombang Raih Predikat WTP yang Ketujuh Kalinya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab saat menerima penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari (BPK-RI). (SP/Hms)
Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab saat menerima penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari (BPK-RI). (SP/Hms)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Sudah tujuh kali secara berturut-turut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang kembali meraih penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Penghargaan opini WTP tersebut, diberikan di Kantor Perwakilan BPK Jawa Timur di Juanda Sidoarjo, pada Jumat, (29/5/2020) pagi. Capaian ini berkaitan dengan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Jombang pada Tahun Anggaran 2019.

Penghargaan diberikan oleh Badan Pemerika Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI).

Dalam penyerahan itu, ikut serta mendampingi Bupati Jombang, yakni Sekdakab Jombang, DR. Akh. Jazuli, Kepala BPKAD, Kepala Inspektorat dan Kabag Humas Protokol.

Saat penyerahan penghargaan Opini WTP, Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab didampingi oleh Ketua DPRD Jombang, Mas'ud Zuraemi.

Penghargaandiberikan langsung oleh Kepala BPK-RI Perwakilan Jawa Timur, Joko Agus Setiono. Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab menuturkan, bahwa pihaknya mengaku bersyukur atas capaian yang diperoleh oleh Pemkab Jombang.

"Alhamdulillah, Jombang kembali mendapatkan predikat WTP atas laporan hasil pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia," tuturnya, usai penyerahan penghargaan. Bupati mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Jombang atas penghargaan ini, khususnya kepada karyawan Pemkab Jombang yang sudah bekerja secara jujur, transparan dan akuntabel.

"Tidak lupa juga saya ucapkan terima kasih kepada tim dari BPK yang sudah memeriksa selama kurang lebih dua bulan. Termasuk arahan-arahan agar kedepannya Jombang lebih baik lagi," ujarnya. 

Ia menjelaskan, Opini WTP yang diperoleh Pemkab Jombang ini tidak luput dari peran kerjasama eksekutif dan legislatif. Penghargaan ini dipersembahkan kepada seluruh masyarakat Jombang. "Pencapaian ini harus dipertahankan dan terus ditingkatkan. Karena kedepan, Jombang harus lebih baik lagi dari sekarang," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) Perwakilan Jawa Timur, Joko Agus Setyono menerangkan, opini WTP merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran laporan keuangan daerah. "Hal ini.untuk mewujudkan penyelenggaraan keuangan yang akuntabel. Namun meski seperti itu, bukan berarti kebal terhadap kasus-kasus yang berkaitan dengan korupsi," terangnya.

Untuk itu Joko berharap, agar Pemerintah Kabupaten Jombang untuk terus mempertahankan kinerja seperti ini. "Kami berharap agar LHP yang diterima masing-masing daerah dapat mendorong dan memotivasi untuk terus memperbaiki pertanggungjawaban pelaksanaan APBD ke depan," harapnya. 

Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Mas’ud Zuremi mengucapkan selamat atas opini WTP untuk LPKD Kabupaten Jombang Tahun Anggaran 2019. "Pencapaian ini harus dipertahankan," tegasnya.

Zuremi mengatakan, kedepan harus lebih baik dan terus berbenah untuk memperbaiki kinerjanya. Agar lebih baik lagi, termasuk juga mau menerima saran-saran dari BPK. "Sekali lagi selamat. Ini harus menjadi motivasi bagi ASN di Pemkab Jombang agar lebih semangat dan bekerja keras untuk menjadikan tahun mendatang lebih baik lagi," pungkasnya.adv

Berita Terbaru

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya menghadapi kekeringan di Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah menyiapkan berbagai…

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Di tengah banyaknya generasi milenial yang memilih kerja di kantoran atau kerja lainnya, justru pemuda asal Dusun Klumpit, Desa…